BNI Bawa 24 UMKM Kuliner ke MotoGP Mandalika 2026

Penulis: Lendra Saputra  •  Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:18:01 WIB
Pengunjung bertransaksi di stan UMKM kuliner selama MotoGP Mandalika 2026.

SULAWESI TENGGARA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung 24 pelaku UMKM menyajikan produk kuliner di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, selama MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober 2026. Keterlibatan pelaku usaha lokal ini menjadi cara BNI memperluas akses pasar UMKM sekaligus mempermudah transaksi digital pengunjung di ajang balap internasional tersebut.

Paragraf pembuka: Dukungan BNI terhadap UMKM di MotoGP Mandalika bukan sekadar kehadiran stan dagangan. Pelaku usaha yang terpilih mendapat akses langsung ke layanan perbankan dan perangkat pembayaran digital, mulai dari mesin EDC hingga QRIS, untuk melayani ribuan pengunjung yang datang selama tiga hari gelaran.

Siapa Saja UMKM yang Ikut serta

Salah satu peserta adalah Kepiting Mbak Lily, usaha kuliner milik Lili Herawati yang menjual aneka olahan seafood seperti kepiting, bakso udang, dan cumi. Selama acara berlangsung, Lili memakai mesin EDC dan QRIS BNI untuk menerima pembayaran dari pelanggan.

Lili mengaku senang bisa berjualan di ajang tersebut karena membuka kesempatan memperkenalkan produknya ke pengunjung dari berbagai daerah, termasuk wisatawan mancanegara.

“Senang sekali karena kami bisa mengenalkan menu makanan kami di event MotoGP. Harapannya, produk kami bisa semakin dikenal, bahkan hingga mancanegara,” ujar Lili dalam keterangan resmi, Selasa (13/10).

Dia juga merasakan kemudahan layanan pembayaran BNI selama acara. “BNI sangat membantu, terutama untuk transaksi digital. Pengajuan EDC dan QRIS-nya mudah, dan penggunaannya juga praktis,” katanya.

Transaksi Digital Jadi Andalan di Tengah Keramaian

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyatakan, pemanfaatan EDC dan QRIS membantu pelaku UMKM melayani transaksi secara lebih praktis ketika aktivitas pengunjung memuncak selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

“BNI terus berupaya menjadi mitra transaksi pilihan dan terpercaya bagi pelaku usaha, termasuk UMKM, melalui solusi pembayaran yang mudah dan praktis serta dukungan yang membuka peluang usaha untuk berkembang. Kami berharap keterlibatan UMKM dalam ajang seperti MotoGP Mandalika dapat membantu produk lokal semakin dikenal dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Menurut Okki, keterlibatan UMKM di ajang berskala internasional memberi ruang promosi yang sulit didapat lewat kanal biasa. Pengunjung MotoGP datang dari berbagai negara, sehingga produk kuliner lokal berpeluang dikenal lebih jauh.

Delapan Dekade BNI dan UMKM

Sejalan dengan perjalanan delapan dekade melayani Indonesia, BNI memperkuat dukungan terhadap UMKM lewat perluasan akses layanan perbankan, digitalisasi transaksi, serta pembukaan ruang promosi dan pemasaran di berbagai kegiatan berskala besar.

Langkah tersebut menyasar pelaku usaha yang selama ini terkendala jangkauan pasar dan keterbatasan alat pembayaran. Dengan masuk ke ekosistem acara besar seperti MotoGP, UMKM bisa menguji kapasitas produksi dan layanan di hadapan konsumen yang lebih beragam.

BNI berharap semakin banyak pelaku usaha lokal dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan tumbuh bersama perkembangan ekonomi daerah.

Penutup: Bagi UMKM seperti Kepiting Mbak Lily, ajang MotoGP Mandalika menjadi ujian sekaligus peluang: melayani transaksi cepat dalam keramaian, sekaligus memperkenalkan cita rasa lokal ke pengunjung mancanegara. Peran BNI di sini menyentuh sisi paling praktis dari usaha kecil, yakni bagaimana uang berpindah tangan tanpa hambatan saat pelanggan datang berduyun-duyun.

Reporter: Lendra Saputra
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top