KOLAKA — Ratusan warga di sejumlah desa sekitar wilayah tambang PT Antam UBP Kolaka menerima daging kurban pada perayaan Idul Adha tahun ini. Hewan kurban yang disembelih mencapai 27 ekor, terdiri dari sapi dan kambing.
Manajemen Antam Kolaka memusatkan proses penyembelihan di tiga titik berbeda. Kegiatan ini melibatkan pekerja perusahaan dan tokoh masyarakat setempat.
Daging segar langsung didistribusikan ke warga setelah proses pemotongan selesai. Pendistribusian dilakukan secara door-to-door oleh tim dari perusahaan dan perangkat desa.
Penerima manfaat adalah warga yang bertempat tinggal di desa-desa penyangga tambang. Mereka adalah kelompok yang selama ini berada di sekitar area operasional Antam Kolaka.
“Kami berharap kegiatan ini bisa membawa kebahagiaan dan mempererat hubungan baik dengan masyarakat,” ujar perwakilan manajemen Antam Kolaka dalam keterangan resmi yang diterima, Senin lalu.
Seluruh hewan kurban dibeli dari peternak lokal di Kabupaten Kolaka. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap perekonomian peternak di daerah tersebut.
Antam Kolaka rutin menjalankan program pemotongan hewan kurban setiap tahun pada momen Idul Adha. Jumlah hewan yang disembelih tahun ini disebut lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain dari perusahaan, sebagian hewan kurban juga merupakan partisipasi sukarela dari para karyawan Antam Kolaka. Mereka patungan membeli sapi dan kambing untuk kemudian disembelih dan dibagikan atas nama pribadi.
Panitia kurban mencatat antusiasme karyawan cukup tinggi. Total sapi yang terkumpul dari donasi karyawan mencapai belasan ekor.
Sejumlah penerima di Desa Huko-Huko, Kecamatan Pomalaa, langsung mengolah daging kurban yang diterima. Mereka memasak bersama di halaman rumah untuk dibagikan lagi ke tetangga yang tidak kebagian.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu. Kami bisa makan daging sapi bersama keluarga,” ujar Siti, warga Desa Huko-Huko yang menerima daging kurban.