KENDARI — Panitia Kurban Masjid Raya Al-Kautsar Kendari melaporkan total 12 ekor sapi yang akan disembelih pada Iduladha tahun ini. Jumlah itu menurun drastis dari tahun sebelumnya yang mencapai hampir 30 ekor.
Ketua Panitia Kurban, H. Jufri, mengungkapkan penurunan terjadi karena tidak ada lagi bantuan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang biasanya masuk ke masjid. “Kemungkinan mereka menyembelih sendiri di kantor masing-masing,” katanya.
Bantuan Presiden dan Gubernur Jadi Andalan
Dari total 12 ekor sapi tersebut, satu ekor merupakan bantuan dari Presiden RI dan satu ekor lagi dari Gubernur Sultra Andi Sumangerukka secara pribadi. Selain itu, Gubernur juga menambahkan 11 ekor sapi lain yang disebar ke berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Andi Sumangerukka menyerahkan secara resmi hewan kurban itu kepada panitia Masjid Raya Al-Kautsar. Ia menyebut Iduladha tahun ini punya dua makna utama yang perlu dihayati bersama.
Dua Sisi Iduladha: Religius dan Sosial
“Aspek religius mengajarkan keikhlasan dan kesabaran untuk introspeksi diri. Sedangkan aspek sosial menekankan kepedulian terhadap sesama,” ujar Andi Sumangerukka dalam keterangannya.
Ia mengajak warga yang mampu untuk menyisihkan sebagian rezeki. “Mari berbagi. Dengan gotong royong, tantangan di tengah keterbatasan ini akan lebih mudah kita atasi,” tambahnya.
Prioritas Pembagian Daging Kurban
Pembagian daging kurban nantinya diprioritaskan untuk warga sekitar masjid, petugas kebersihan, guru TPA, dan masyarakat umum. Sebanyak 11 ekor sapi rencananya disembelih serentak pada hari raya, sementara satu ekor sudah disembelih lebih awal atas permintaan khusus pengurban.
Dukungan kurban juga datang dari Bank Sultra dan partisipasi jemaah. Hal ini menjadi penopang utama di tengah berkurangnya bantuan dari OPD tahun ini.
Berapa total sapi kurban di Masjid Raya Al-Kautsar tahun ini?
Total ada 12 ekor sapi yang disembelih, terdiri dari bantuan Presiden, Gubernur, Bank Sultra, dan partisipasi jemaah.
Kenapa jumlah kurban menurun dibanding tahun lalu?
Tahun lalu hampir 30 ekor. Penurunan terjadi karena OPD tidak lagi menyalurkan bantuan ke masjid, melainkan menyembelih sendiri di kantor masing-masing.
Siapa saja yang berhak mendapat daging kurban?
Prioritas diberikan kepada warga sekitar masjid, petugas kebersihan, guru TPA, dan masyarakat umum yang membutuhkan.