KENDARI — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara (Kanwil Kemenkum Sultra) menyalurkan daging kurban kepada warga kurang mampu di sekitar Kota Kendari. Hewan kurban yang terdiri dari sapi dan kambing disembelih di halaman Lapas Kelas IIA Kendari pada Selasa (18/6) pagi.
Prosesi penyembelihan melibatkan petugas Lapas dan warga binaan yang telah memiliki sertifikat halal. Daging yang sudah dipotong dan dikemas langsung didistribusikan ke beberapa kelurahan di Kendari, seperti Kelurahan Bende dan Kelurahan Kadia.
Kepala Kanwil Kemenkum Sultra, Silvester Sili Laba, mengatakan kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang bertujuan berbagi dengan masyarakat sekitar. "Kami sengaja melibatkan warga binaan dalam proses penyembelihan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian," ujarnya.
Total ada 300 paket daging kurban yang disalurkan dalam kegiatan ini. Setiap paket berisi daging sapi atau kambing seberat satu kilogram. Penerima manfaat adalah warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di wilayah kerja Kanwil Kemenkum Sultra.
Silvester menambahkan bahwa pemilihan penerima dilakukan bersama pihak kelurahan. "Kami pastikan daging ini sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan, terutama lansia dan janda," katanya.
Setelah disembelih, daging langsung dibagi dan dikemas dalam kantong plastik bersih. Petugas gabungan dari Kanwil dan Lapas kemudian mendistribusikan langsung ke rumah-rumah penerima. Proses ini selesai sebelum waktu zuhur agar daging masih segar.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh pejabat struktural Kanwil Kemenkum Sultra dan perwakilan dari Kementerian Agama Kota Kendari. Mereka turut mengawasi proses penyembelihan agar sesuai syariat Islam.
Selain bagi warga, kegiatan ini juga berdampak positif bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Kendari. Sebanyak 10 warga binaan yang memiliki keahlian penyembelihan dilibatkan langsung. Mereka mendapatkan pengalaman praktik dan sertifikat keterampilan yang berguna setelah bebas nanti.
Silvester menekankan bahwa program ini bagian dari pembinaan kepribadian dan kemandirian. "Warga binaan belajar tanggung jawab dan empati dengan berbagi kepada sesama," ucapnya.
Kanwil Kemenkum Sultra berencana menggelar kegiatan serupa pada Idul Adha tahun depan. Jumlah hewan kurban akan ditambah jika anggaran memungkinkan. Saat ini, total hewan kurban yang disembelih mencapai lima ekor sapi dan tiga ekor kambing.
Masyarakat yang belum menerima tahun ini diimbau mendaftar ke kelurahan masing-masing agar masuk daftar prioritas tahun depan. Pihak Kanwil akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat untuk verifikasi data.