Program Studi Ilmu Politik UHO Resmi Tetapkan Kelurahan Talia sebagai Kelurahan Binaan, Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa Angkatan 2025

Penulis: Obi Permana  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 14:43:01 WIB
Mahasiswa Ilmu Politik UHO melakukan aksi bersih pantai di Kelurahan Talia sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat.

KENDARI — Program Studi Ilmu Politik FISIP UHO tidak lagi hanya fokus pada desa binaan di wilayah perdesaan. Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan kini memperluas jangkauan ke wilayah pesisir Kota Kendari dengan menggandeng Kelurahan Talia sebagai mitra baru. Langkah ini merupakan bagian dari visi prodi untuk menjadi pusat pengembangan ilmu politik berbasis masyarakat pesisir dan pembangunan perdesaan berkelanjutan.

Laboratorium Sosial Baru bagi Dosen dan Mahasiswa

Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan FISIP UHO, Prof. Dr. H. M. Najib Husain, S.Sos., M.Sos., menjelaskan bahwa kelurahan binaan ini akan berfungsi sebagai laboratorium sosial. Di sinilah dosen dan mahasiswa dapat mengembangkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang dampaknya langsung dirasakan warga.

“Kelurahan binaan ini akan menjadi laboratorium sosial bagi dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan berbagai kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung bagi warga,” ujarnya saat pembukaan kegiatan.

Mengapa Talia Dipilih? Ini Jawaban UHO

Sebelumnya, jurusan telah membina Desa Lawoila dan Desa Duduria di Kabupaten Konawe Selatan. Namun, seiring pengembangan program akademik, kebutuhan akan wilayah pesisir sebagai objek kajian semakin mendesak. Kelurahan Talia dinilai representatif karena berada di pesisir Kota Kendari dan memiliki dinamika sosial yang kaya untuk diteliti.

Kegiatan pengabdian yang digelar pada 6–7 Juni 2026 mengusung tema “Membentuk Karakter dan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Kelurahan Binaan”. Peserta terdiri dari mahasiswa angkatan 2025, pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Politik, serta dosen pendamping.

Bukan Sekadar Kuliah Lapangan: Ada Aksi Bersih Pantai

Rangkaian kegiatan tidak hanya berhenti pada seremoni dan diskusi. Mahasiswa dan warga setempat turun langsung melakukan aksi sosial berupa pembersihan kawasan pantai di Kelurahan Talia. Aksi ini menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai pengabdian dan kepedulian sosial yang ingin ditanamkan kepada mahasiswa.

Prof. Najib berpesan agar mahasiswa angkatan 2025 membangun hubungan pertemanan yang sehat dan mengembangkan pola pikir positif. Menurutnya, kepercayaan merupakan fondasi utama dalam membangun tim yang solid dan mampu menghadapi berbagai tantangan bersama.

Sambutan Positif dari Pemerintah Kecamatan

Camat Abeli, Rahmat, S.Sos., menyambut baik kolaborasi ini. Ia berharap kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat guna mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Camat Abeli.

Sebagai simbol penguatan kemitraan, acara juga dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan dan cenderamata dari Program Studi Ilmu Politik kepada Pemerintah Kecamatan Abeli dan Kelurahan Talia.

Reporter: Obi Permana
Sumber: sultrakini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top