KONAWE UTARA — Aktivitas seismik di wilayah ini belum mereda. Gempa berkekuatan Magnitudo 3,5 terjadi pukul 14.00 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 25 kilometer arah timur Konawe Utara. BMKG memastikan gempa ini kategori dangkal dengan kedalaman hanya 10 kilometer.
Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, menjelaskan gempa ini dipicu aktivitas Sesar Lawanopo. "Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lawanopo," ujarnya. Getaran dirasakan nyata oleh warga dengan skala intensitas III MMI — setara sensasi truk besar melintas di dekat pemukiman.
Gempa siang ini menjadi susulan ke-92 sejak gempa utama M 4,5 pada 29 Mei. Hingga pukul 14.20 WIB, total tercatat 93 kali gempa susulan dengan kekuatan bervariasi, dari M 1,6 hingga yang terbesar M 3,7. BMKG menyebut Konawe Utara masih dalam periode aktivitas gempa susulan. Masyarakat diminta tetap waspada namun tidak panik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Meski getaran terasa signifikan, dampak fisik masih nihil. BMKG mengimbau warga tidak mudah percaya pada isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Informasi resmi dapat diakses melalui website BMKG di http://www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, atau akun media sosial @infoBMKG.