KONAWE — Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand, SP., MH., menekankan bahwa inovasi bukan sekadar indikator penilaian kinerja tahunan, melainkan kebutuhan mendesak dalam pelayanan publik. Ia meminta setiap OPD dan kecamatan untuk menghadirkan terobosan yang berdampak langsung pada masyarakat, bukan sekadar menjalankan kegiatan standar.
Pernyataan itu disampaikan Ferdinand saat memimpin kegiatan evaluasi kinerja dan koordinasi pemerintahan yang dihadiri para kepala OPD dan camat se-Kabupaten Konawe.
Ferdinand, yang akrab disapa Ferdy, menilai tantangan pemerintahan saat ini menuntut aparatur bekerja lebih efektif dan adaptif. Menurutnya, setiap perangkat daerah harus mampu memanfaatkan teknologi dan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menciptakan program yang berorientasi hasil.
“Setiap OPD dan kecamatan harus mampu melahirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan pelayanan masyarakat. Jangan hanya menjalankan rutinitas, tetapi harus ada terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Ferdy.
Lebih lanjut, Sekda Konawe itu menegaskan bahwa inovasi harus menjadi budaya kerja di seluruh lingkungan pemerintahan daerah, bukan sekadar pemenuhan administrasi. Ia meminta setiap pimpinan OPD dan camat mendorong jajarannya untuk berpikir kreatif dan menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi warga.
“Budaya inovasi harus terus dibangun. Setiap pimpinan OPD dan camat harus mampu mendorong jajarannya untuk berpikir kreatif dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.
Ferdinand memberikan sinyal tegas bahwa Pemkab Konawe akan mengevaluasi pimpinan OPD maupun camat yang tidak menunjukkan kinerja optimal, termasuk dalam aspek pengembangan dan implementasi inovasi. Ia menyebut, stagnasi dalam pelayanan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penilaian jabatan.
“Jika tidak ada upaya perbaikan dan inovasi yang dilakukan, tentu hal itu akan menjadi bagian dari bahan evaluasi terhadap pimpinan perangkat daerah maupun camat yang bersangkutan,” tegasnya.
Evaluasi tersebut, kata Ferdinand, merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh jajaran birokrasi bekerja maksimal dalam mencapai sasaran pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ferdy berharap seluruh OPD dan kecamatan terus meningkatkan semangat kerja dan memperkuat kolaborasi antarinstansi. Dengan kerja sama yang baik, ia optimistis tata kelola pemerintahan di Konawe bisa lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Dengan kerja sama yang baik dan semangat berinovasi, saya optimistis kita dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.