IQAir Catat Kualitas Udara Pontianak Terburuk Se-Indonesia, Skor 191 Akibat Karhutla

Penulis: Obi Permana  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01:31 WIB
Kabut asap karhutla menyelimuti Pontianak, dengan skor kualitas udara 191 dari IQAir yang masuk kategori tidak sehat pada Kamis pagi.

SULAWESI TENGGARA — Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menekan kualitas udara di Kalimantan Barat. Data IQAir pada Kamis (20/8) pukul 06.56 WIB menempatkan Pontianak di posisi pertama daerah dengan udara terburuk di Indonesia, masuk kategori tidak sehat (unhealthy).

Angka ini menjadi sinyal bahaya bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan. Partikel PM2,5 yang terukur memiliki ukuran di bawah 2,5 mikron, cukup kecil untuk menembus paru-paru dan masuk ke aliran darah, sehingga berisiko memicu gangguan pernapasan dan kardiovaskular.

Darurat Karhutla dan Titik Panas di Kalbar

Pemerintah Kota Pontianak telah menetapkan status darurat karhutla sejak 10 Agustus lalu. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan langkah ini diambil untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, mencakup pencegahan kebakaran dan penanganan dampak kesehatan masyarakat.

Data laporan per 10 Agustus mencatat 4.041 titik panas di wilayah Kalimantan Barat. Rinciannya, 3.560 titik berada pada tingkat menengah dan 352 titik pada tingkat tinggi.

"Ini kita lakukan untuk memperkuat koordinasi penanganan bersama, baik dalam pencegahan kebakaran maupun penanganan dampak kesehatan masyarakat," kata Edi, Senin (10/8).

Faktor Angin dan Sumber Kebakaran di Kabupaten Sekitar

Kabut asap yang menyelimuti Pontianak tidak hanya berasal dari kebakaran di dalam kota. Edi menjelaskan arah angin membawa asap dari sejumlah kabupaten tetangga seperti Ketapang, Kubu Raya, Kayong Utara, dan Landak menuju ibu kota provinsi.

Berdasarkan pantauan alat pengukur kualitas udara di Kecamatan Pontianak Tenggara, kondisi udara pada malam hari, khususnya pukul 21.00 hingga 23.00 WIB, konsisten berada dalam kategori tidak sehat.

Rekomendasi untuk Warga Terdampak Kabut Asap

IQAir merekomendasikan warga Pontianak untuk menghindari aktivitas di luar ruangan dan menutup jendela rumah agar udara kotor tidak masuk. Bila terpaksa keluar rumah, penggunaan masker menjadi keharusan.

Selain Pontianak, beberapa daerah lain di Indonesia juga mencatat kualitas udara dalam level tidak sehat pada pagi hari yang sama. Namun, skor 191 menjadikan Pontianak sebagai wilayah dengan polusi tertinggi secara nasional saat itu.

Fenomena ini menegaskan bahwa dampak karhutla melampaui kerugian ekologis, langsung memengaruhi kesehatan harian warga perkotaan di Kalimantan Barat.

Reporter: Obi Permana
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top