Sebanyak 550 peserta dari tujuh daerah di Sulawesi Tenggara dan sekitarnya ambil bagian dalam Turnamen Open ARM Zonk yang digelar di Alun-Alun 19 November Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada 21–23 Agustus 2026. Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia ini menawarkan hadiah utama satu unit mobil bagi juara pertama.
KOLAKA — Turnamen Open ARM Zonk resmi dibuka di Alun-Alun 19 November, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (21/8/2026). Ajang ini diikuti 550 peserta yang datang dari Gorontalo, Bulukumba, Kolaka Utara, Bombana, Kendari, Kolaka Timur, hingga Kolaka.
Pembukaan turnamen dihadiri Staf Ahli Bupati Kolaka, Sukjanto, Kasdim 1412/Kolaka, Kapolsek Kota Kolaka, serta Camat Kolaka. Turnamen berlangsung tiga hari hingga 23 Agustus 2026.
Ketua Panitia, Ade Subarka, menyebut turnamen ini merupakan gagasan Armansyah selaku Direktur Utama PD Aneka Usaha Kolaka. Kegiatan digelar sebagai bagian dari semarak peringatan HUT ke-81 RI.
"Pak Armansyah selaku Direktur Utama PD Aneka Usaha Kolaka yang menginisiasi pertandingan ini. Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 dan akan diselenggarakan selama tiga hari," ujar Ade, Jumat (21/8/2026).
Panitia membagi jadwal pertandingan menjadi dua sesi. Pada hari pertama, 275 peserta dijadwalkan bermain di Full A, sementara 275 peserta lainnya akan bermain di Full B pada hari berikutnya.
Ade menegaskan, panitia melarang keras praktik jual beli slot peserta dalam turnamen ini.
"Yang terpenting dalam turnamen ini tidak ada jual beli slot," tegasnya.
Panitia menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang. Juara pertama berhak membawa pulang satu unit mobil, juara kedua mendapatkan sepeda motor, dan juara ketiga memperoleh sepeda listrik.
Hadiah berikutnya berupa televisi untuk juara keempat, kulkas untuk juara kelima, serta handphone bagi juara keenam hingga kesepuluh.
Armansyah selaku penggagas turnamen mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang dinilai mampu membangun tim kerja yang solid. Ia berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
"Saya sangat mengapresiasi tim work yang solid. Harapan saya untuk seluruh peserta, jadilah peserta yang baik dan junjung tinggi sportivitas dalam kegiatan ini," kata Armansyah.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarpeserta dari berbagai daerah. Armansyah memastikan kegiatan serupa akan kembali digelar pada 2027 mendatang.
"Insyaallah kegiatan ini akan kita adakan kembali tahun 2027, tepat pada HUT Perumda Kolaka," ungkapnya.
Sukjanto, Staf Ahli Bupati Kolaka, saat membuka turnamen mengatakan ARM Zonk merupakan salah satu bentuk permainan rakyat yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Ia berharap permainan ini bisa masuk dalam pertandingan resmi.
"Zonk ini termasuk permainan rakyat. Semoga tahun depan sudah masuk dalam pertandingan resmi sehingga bisa masuk KONI," ujar Sukjanto.
Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai positif sebagai wadah silaturahmi masyarakat sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Ini memiliki nilai positif sebagai ajang silaturahmi dan dalam rangka HUT RI ke-81. Selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas," pungkasnya.