SULAWESI TENGGARA — Timnas Maroko menembus posisi kelima peringkat FIFA untuk pertama kalinya dalam sejarah, menggeser Brasil yang turun ke peringkat keenam setelah ditahan imbang Australia 1-1 pada laga persahabatan. Raihan 1803,99 poin membuat Maroko menyamai pencapaian terbaik tim Afrika yang sebelumnya dipegang Nigeria pada 1994.
Brasil kehilangan 2,02 poin dari akumulasi mereka akibat hasil imbang melawan Australia di masa injury time, sehingga total poin Selecao turun menjadi 1802,90 menurut data resmi FIFA. Selisih tipis 1,09 poin dengan Maroko menjadi penentu pergeseran posisi kedua tim.
Maroko kini hanya diungguli empat negara: Spanyol di puncak, disusul Argentina, Prancis, dan Inggris secara berurutan. Posisi kelima tersebut masih bersifat sementara karena FIFA baru akan mengumumkan peringkat final setelah periode jeda internasional berakhir pada 7 Oktober mendatang.
Australia menjadi aktor tak terduga di balik pergeseran ini. Tim Socceroos menahan Brasil 1-1 dan mengumpulkan 2,02 poin dari laga tersebut, membawa mereka naik ke posisi ke-27 dunia dengan total 1583,53 poin, sekaligus menempati urutan ketiga di zona Asia.
Bagi Brasil, hasil ini memperpanjang catatan kurang meyakinkan mereka di laga persahabatan. Sementara Maroko memanfaatkan momentum tersebut untuk mencatatkan posisi tertinggi yang pernah diraih sebuah tim Afrika dalam peringkat FIFA.
Pencapaian Maroko menyamai rekor Nigeria yang pada 1994 juga menempati posisi kelima dunia. Saat itu Nigeria menjuarai Piala Afrika 1994 dan mencapai babak 16 besar Piala Dunia di Amerika Serikat.
Sejak itu, tidak ada tim Afrika yang mampu menembus lima besar peringkat FIFA hingga Maroko mengulanginya kini. Pencapaian ini melengkapi perjalanan Maroko yang tampil impresif di Piala Dunia 2026.
Maroko memiliki peluang memperkuat posisi kelima jika meraih kemenangan atas tamunya, Gabon, pada laga pembuka kualifikasi Piala Afrika 2027. Pertandingan tersebut menjadi penampilan pertama Maroko sejak Piala Dunia 2026.
Kemenangan atas Gabon akan menambah poin Maroko dan mempersulit Brasil untuk kembali menyalip mereka sebelum peringkat final diumumkan. Sebaliknya, hasil negatif bisa membuat posisi kelima Maroko kembali goyah.
Selisih poin antara Maroko dan Brasil yang hanya 1,09 membuat posisi keduanya masih sangat mungkin berubah sebelum pengumuman resmi FIFA. Brasil berpeluang kembali menyalip jika meraih hasil positif di laga berikutnya, sementara Maroko harus menjaga konsistensi di kualifikasi Piala Afrika.