KAI Layani 351 Juta Penumpang, Usung People Profit Planet di HUT ke-81

Penulis: Obi Permana  •  Selasa, 29 September 2026 | 12:48:01 WIB
KAI melayani 351.602.397 penumpang pada Januari–Agustus 2026, tumbuh 7,09 persen dibanding periode sama tahun lalu.

SULAWESI TENGGARA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) melayani 351.602.397 penumpang sepanjang Januari–Agustus 2026, naik 7,09 persen dibanding periode sama tahun lalu. Angka itu jadi pijakan KAI merayakan HUT ke-81 dengan konsep People, Profit, Planet yang menyeimbangkan layanan masyarakat, pertumbuhan usaha, dan keberlanjutan lingkungan.

Paragraf pembuka: Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan setiap pengembangan layanan perusahaan selalu diukur dari manfaat yang dirasakan pelanggan, dukungan terhadap aktivitas ekonomi, dan dampaknya bagi lingkungan. Pendekatan itu, menurut dia, bukan sekadar narasi perayaan ulang tahun, melainkan kerangka kerja yang dipakai KAI Group dalam mengelola layanan harian.

Rekam Jejak Layanan Januari–Agustus 2026

Selama delapan bulan pertama 2026, KAI Group melayani 351.602.397 pelanggan, tumbuh 7,09 persen dari capaian periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan itu datang dari berbagai segmen, mulai dari kereta komuter untuk mobilitas harian, kereta jarak jauh antarkota, layanan bandara, kereta cepat, hingga perjalanan wisata.

Pertumbuhan jumlah penumpang menunjukkan kepercayaan publik terhadap moda transportasi berbasis rel masih kuat. KAI Group menangani perjalanan rutin pekerja, keluarga, pelaku usaha, sampai wisatawan yang menjelajah antardaerah.

Angkutan Barang Tembus 32,4 Juta Ton

Di sisi logistik, layanan angkutan barang KAI mencapai 32.498.043 ton pada Semester I 2026. Berbagai komoditas diangkut melalui jaringan perkeretaapian yang tersebar di sejumlah wilayah.

Volume tersebut menempatkan KAI bukan hanya sebagai pengangkut orang, tetapi juga tulang punggung distribusi barang yang menopang aktivitas ekonomi daerah. Perusahaan mencatat layanan kargo ini sebagai bagian dari peran ganda perseroan di sektor transportasi nasional.

Water Station dan PLTS: Sisi Hijau Operasional KAI

KAI mengoperasikan 124 unit Water Station di 58 stasiun. Fasilitas itu memberi pelanggan pilihan mengisi ulang air minum dengan wadah pakai ulang. Dalam enam bulan, keberadaan Water Station diperkirakan menghindari penggunaan sekitar 2,99 juta botol plastik sekali pakai.

Perusahaan juga menjalankan 113 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di 92 lokasi dengan kapasitas total 4.430,65 kWp. Langkah ini menjadi bagian dari upaya KAI menekan konsumsi energi fosil di lingkungan operasionalnya.

Makna People, Profit, Planet di Usia 81

Anne Purba menjelaskan filosofi HUT ke-81 KAI lewat tiga pilar. People menempatkan manusia sebagai pusat setiap perjalanan dan transformasi, Profit mencerminkan pertumbuhan perusahaan serta penciptaan nilai berkelanjutan, sedangkan Planet menggambarkan komitmen terhadap lingkungan dan transportasi yang lebih hijau.

"KAI hadir untuk melayani berbagai kebutuhan perjalanan masyarakat. Dalam setiap pengembangan layanan, KAI memperhatikan bagaimana manfaatnya dapat dirasakan pelanggan, mendukung pertumbuhan ekonomi, sekaligus menjaga lingkungan," ujar Anne.

Angka 81 dimaknai sebagai perjalanan dari pengalaman menuju transformasi dan dari pencapaian menuju masa depan yang lebih besar. Keterhubungan angka 8 dan 1 digambarkan sebagai proses bertumbuh bersama insan KAI, pelanggan, mitra, dan masyarakat.

Penutup: Dengan 351 juta penumpang dan 32,4 juta ton barang yang diangkut, KAI memosisikan diri sebagai penggerak mobilitas sekaligus penopang ekonomi di jalur rel. Semangat "Semakin Melayani" yang diusung di usia 81 menjadi ukuran apakah pertumbuhan penumpang berjalan seiring manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Reporter: Obi Permana
Sumber: infoekonomi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top