KENDARI — Keberhasilan tim Sosiologi FISIP UHO diraih lewat karya esai berjudul Sentral-E (Integrated School Welfare System Berbasis AVI). Gagasan ini menawarkan pendekatan baru untuk memitigasi persoalan hidden cost atau biaya tersembunyi dalam dunia pendidikan. Kompetisi berlangsung selama dua hari di Bali dan mempertemukan tim-tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Sentral-E dirancang sebagai sistem yang mengintegrasikan berbagai aspek kesejahteraan sekolah dengan dukungan teknologi. Konsep ini diarahkan untuk membantu mengidentifikasi dan menangani persoalan pendidikan yang tidak selalu terlihat secara langsung. Persoalan-persoalan itu kerap menjadi beban tambahan bagi peserta didik maupun lingkungan sekolah.
Hidden cost dalam pendidikan bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari biaya seragam, buku, hingga kebutuhan praktikum yang tidak tercantum dalam anggaran resmi. Lewat pendekatan berbasis data, Sentral-E berupaya memetakan beban tersebut agar sekolah dan pemangku kepentingan bisa mengambil langkah tepat.
Selain posisi Juara 2, tim UHO menerima Gold Medal dalam ajang tersebut. Penyelenggara juga memberikan penghargaan Best Presentation sebagai bentuk apresiasi terhadap kemampuan tim menyampaikan gagasan di depan dewan juri.
Penilaian dalam NESCO 2026 tidak hanya menyoroti kedalaman gagasan, tetapi juga cara peserta mengomunikasikan inovasi mereka. Kombinasi tiga capaian sekaligus — Juara 2, Gold Medal, dan Best Presentation — menunjukkan tim Sosiologi FISIP UHO unggul di sisi substansi maupun penyajian.
Tim ini beranggotakan Afifah Arif Mansur dan Dinda A, keduanya mahasiswa Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo. Kampus UHO berbasis di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Keterlibatan mahasiswa Sosiologi dalam kompetisi esai bertema pendidikan menunjukkan pendekatan lintas disiplin. Persoalan kesejahteraan sekolah tidak hanya dibahas dari sisi pedagogi, tetapi juga dari sisi sosial dan kelembagaan.
Capaian di NESCO 2026 menambah daftar prestasi mahasiswa UHO di panggung nasional. Keikutsertaan tim Sosiologi FISIP UHO menyoroti peran program studi ini dalam mengembangkan gagasan yang bersinggungan langsung dengan persoalan pendidikan dan kesejahteraan sekolah.
Bagi UHO, hasil ini menjadi modal untuk mendorong lebih banyak mahasiswa terlibat dalam kompetisi akademik tingkat nasional. Gagasan seperti Sentral-E berpotensi dikembangkan lebih lanjut, baik sebagai kajian akademik maupun usulan kebijakan di daerah.