KENDARI — Ketua Umum HMI Komisariat UMK, Juraidin, secara terbuka menyebut keterlambatan regenerasi sebagai "dosa" organisasi yang harus segera diperbaiki. Dalam konstitusi HMI, masa kepengurusan hanya berjalan satu tahun dengan masa transisi tertentu, namun kepengurusan saat ini telah berjalan lebih dari tiga tahun.
"Ini menjadi dosa kami sebagai pengurus HMI. Insyaallah akan kami perbaiki pada kepengurusan selanjutnya," ujar Juraidin dalam sambutannya di Kendari, baru-baru ini.
Komitmen Membangun Kader Progresif
Meski menghadapi persoalan internal, Juraidin menegaskan bahwa HMI bukan sekadar organisasi mahasiswa biasa. Menurutnya, HMI adalah ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan kader yang dibentuk melalui proses panjang.
"Himpunan Mahasiswa Islam adalah tempat orang-orang berproses untuk menjadi seorang pemimpin. Kepemimpinan itu dibentuk melalui proses, bukan lahir begitu saja," katanya.
Selama 14 tahun berdiri, HMI Komisariat UMK dinilai berhasil melahirkan kader-kader yang mampu bersaing di berbagai level. Sejumlah alumninya kini dipercaya menjadi Presiden Mahasiswa, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), hingga memimpin HMI Cabang Kendari.
Alumni Komisariat UMK Pimpin Cabang Kendari
Ketua Umum HMI Cabang Kendari, Yusril, yang merupakan alumni Komisariat UMK, mengapresiasi kontribusi komisariat tersebut. Ia menyebut bahwa komisariat ini telah melahirkan kader-kader progresif, baik di internal HMI maupun di organisasi mahasiswa lainnya.
Yusril juga menyinggung adanya anggapan bahwa Komisariat UMK kurang mendapat perhatian dari HMI Cabang Kendari. Sebagai anak kandung komisariat tersebut, ia berjanji akan mengupayakan perhatian lebih selama masa kepemimpinannya.
"Sebagai anak kandung Komisariat UMK, saya berjanji akan mengupayakan semaksimal mungkin untuk memberikan perhatian terhadap kebutuhan Komisariat UMK," tegas Yusril.
Milad KOHATI: Perkuat Peran Kader Perempuan
Di sisi lain, Milad ke-X KOHATI Komisariat UMK menjadi momentum memperkuat peran kader perempuan HMI. Kegiatan yang dihadiri pengurus HMI Cabang Kendari, Presidium KOHATI, alumni, dan kader aktif ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarangkatan.
Peringatan milad tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni perayaan usia organisasi, tetapi juga menjadi ruang evaluasi terhadap kualitas kaderisasi, regenerasi kepemimpinan, serta komitmen menjaga eksistensi HMI dan KOHATI sebagai wadah pembinaan intelektual dan kepemimpinan mahasiswa Islam di Kota Kendari.