Pencarian

Kabut Asap di Kendari dan 17 Wilayah Sultra Diprakirakan Makin Pekat, Jarak Pandang Bisa di Bawah 5 Km

Senin, 12 Oktober 2026 • 15:16:31 WIB
Kabut Asap di Kendari dan 17 Wilayah Sultra Diprakirakan Makin Pekat, Jarak Pandang Bisa di Bawah 5 Km
Kabut asap menyelimuti sebagian besar wilayah Sulawesi Tenggara berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9.

KENDARI — Pemantauan citra satelit Himawari-9 sejak dini hari hingga pagi menunjukkan sebaran asap sudah menyelimuti sebagian besar Sulawesi Tenggara dan wilayah sekitarnya. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari, Heri Purnomo, menyebut kondisi ini akan berlanjut selama beberapa hari ke depan.

Pada pengamatan 12 Oktober 2026 pukul 00.00 sampai 12.00 Wita, BMKG mencatat 20 titik panas di Sultra dengan tingkat kepercayaan sedang. Sebaran asap tidak hanya bersumber dari karhutla di dalam daerah, tetapi juga terbawa dari luar, seperti Papua Selatan dan Maluku.

Pola Angin Regional Bawa Asap dari Luar Sultra

Pergerakan asap dari daerah tetangga dipengaruhi pola angin regional yang bertiup dari tenggara hingga selatan. Heri mengingatkan, dampak kiriman asap itu bisa makin pekat bila di sekitar wilayah sumber terdapat kebakaran lahan.

"Menjelang sore dan malam hari diprakirakan sebaran asap akan makin pekat dan jarak pandang akan makin pendek," kata Heri dalam keterangan resminya.

"Dampak sebaran asap dari luar Sulawesi Tenggara akan semakin pekat dan jarak pandang akan makin pendek jika di sekitar wilayahnya ada kebakaran lahan," lanjutnya.

Kualitas Udara di Kategori Sedang, PM2.5 Capai 55,4 Mikrogram

Konsentrasi partikel halus PM2.5 di sebagian besar wilayah Sultra berada pada rentang 15,5 hingga 55,4 mikrogram per meter kubik. Angka itu menempatkan kualitas udara pada kategori sedang.

BMKG memprakirakan potensi asap kategori sedang terjadi pada 13–14 Oktober 2026 di 17 wilayah. Daerah yang masuk daftar meliputi Kota Kendari, Konawe Kepulauan, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Bombana, Kolaka, Kolaka Timur, dan Kolaka Utara.

Wilayah lain yang turut terdampak adalah Muna, Muna Barat, Kota Baubau, Buton, Buton Utara, Buton Selatan, Buton Tengah, dan Wakatobi.

Anak-Anak hingga Ibu Hamil Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Masyarakat diimbau memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, dan menutup jendela ketika asap terasa pekat. Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas di luar.

Pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan diminta mewaspadai penurunan jarak pandang. Kabut asap yang menipiskan pandangan bisa mengganggu keselamatan perjalanan, terutama pada sore hingga malam hari ketika sebaran diprakirakan paling pekat.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kendariinfo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks