KONAWE SELATAN — Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Pertambangan Bumi Anoa (PBA) di Desa Waturapa, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), menyentuh sisi kesehatan anak. Perusahaan menyalurkan dukungan pemberian makanan tambahan lewat Posyandu sebagai bagian dari upaya penanganan stunting. Realisasi program kesehatan itu tercatat mencapai sekitar Rp102 juta hingga September 2026.
Dukungan tersebut dikemas dalam program Anoa Prima. Sasaran utamanya adalah kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kesehatan dan tumbuh kembang anak di tingkat desa.
Mengapa Posyandu Jadi Pintu Masuk Program Kesehatan
Posyandu dipilih sebagai saluran penyaluran bantuan makanan tambahan karena lembaga itu sudah melekat di struktur pelayanan desa. Warga Waturapa terbiasa membawa anak mereka ke posyandu untuk pemantauan tumbuh kembang rutin.
Melalui jalur itu, PT PBA menyalurkan asupan gizi tambahan bagi anak-anak yang masuk kategori berisiko stunting. Pendekatan ini menyasar langsung rumah tangga yang membutuhkan, bukan sekadar seremoni bantuan.
Pemberian makanan tambahan menjadi bagian dari realisasi PPM perusahaan di Desa Waturapa. Total realisasi hingga September 2026 mencapai sekitar Rp102 juta untuk berbagai kegiatan.
Bukan Hanya Kesehatan: Sosial Budaya dan Fasilitas Olahraga
Kegiatan perusahaan tidak berhenti di sektor kesehatan. PT PBA juga menyalurkan dukungan untuk kegiatan sosial budaya dan pembangunan fasilitas olahraga di desa tersebut.
Pola ini memperlihatkan arah program sosial perusahaan yang menyebar ke beragam kebutuhan warga. Tidak ada satu sektor yang mendominasi, mulai dari gizi anak sampai ruang publik untuk aktivitas warga.
Pandangan PT PBA: Manfaat Harus Terasa, Bukan Sekadar Bangunan
Bagi PT PBA, keberhasilan pemberdayaan masyarakat tidak diukur dari banyaknya fasilitas fisik yang berdiri. Manfaat program harus menyentuh kehidupan sehari-hari warga, termasuk kesehatan keluarga dan tumbuh kembang anak.
Perusahaan mendorong komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat tetap terjaga. Tujuannya agar program yang dijalankan ke depan semakin tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil warga Waturapa.
PT PBA berharap pendekatan itu menjadi bagian dari hubungan jangka panjang dengan masyarakat Waturapa. Hubungan yang tidak semata dibangun melalui kegiatan usaha, tetapi juga melalui manfaat nyata yang dirasakan warga.