KENDARI — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Kendari Ridha Wahyuni Nappu menyebut pihaknya telah menyiapkan sejumlah perencanaan untuk kelancaran ajang, mulai dari penggunaan sarana hingga pendataan cabang olahraga. Penataan difokuskan di kawasan Lapangan Benua-Benua yang kini memiliki gedung olahraga (GOR) dengan lapangan bulutangkis putra dan putri.
Pengerjaan lintasan atau trek di kawasan yang sama masih berlangsung. Pemkot Kendari berharap fasilitas itu bisa menunjang rangkaian kegiatan Porprov, termasuk seremoni pembukaan maupun penutupan.
GOR Baru dan Trek Jadi Andalan Venue
Ridha menjelaskan, kawasan Lapangan Benua-Benua dilengkapi GOR yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertandingan. Fasilitas tersebut turut menyediakan lapangan bulutangkis putra dan putri.
"Untuk di lapangan Benua-Benua, sementara ada pembangunan, dan mudah-mudahan bisa digunakan persiapan untuk pembukaan atau penutupan Porprov," tutur Ridha kepada awak media, Kamis (22/10/2026).
Selain GOR, trek di kawasan itu masih dalam tahap pengerjaan. Pembenahan menyeluruh dilakukan agar Kendari siap menjalankan peran sebagai tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
39-40 Cabor Masih Diinventarisasi, Penetapan Tunggu Provinsi
Di sisi lain, persiapan kontingen Kota Kendari terus berjalan. Dispora bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat berkoordinasi untuk mendata cabang olahraga (cabor) yang berpotensi diikuti atlet Kendari.
Ridha mengungkapkan, terdapat sekitar 39 hingga 40 cabang olahraga yang saat ini sedang diinventarisasi dan mendapat pendampingan. Jumlah cabor yang akan dipertandingkan belum dapat dipastikan karena masih menunggu keputusan pemerintah provinsi.
"Untuk sekitar berapa cabor yang akan bertanding, itu nanti kewenangan provinsi. Provinsi akan menetapkan cabor apa saja yang akan dipertandingkan," ungkapnya.
Atlet Kendari Latihan Fisik Sambil Tunggu Nomor Pertandingan
Sambil menunggu penetapan tersebut, Dispora dan KONI tetap mendorong kesiapan atlet melalui latihan fisik serta pendataan kebutuhan masing-masing cabang olahraga. Langkah itu dilakukan agar kontingen Kota Kendari dapat mempersiapkan diri sesuai nomor pertandingan yang nantinya ditetapkan.
"Khususnya untuk Kota Kendari, bersama cabor-cabor yang akan mengikuti selalu intens melakukan persiapan-persiapan, mempersiapkan fisik sebelum bertanding, kemudian menyusun kebutuhan-kebutuhan mereka," kata Ridha.
Ridha memastikan Pemkot Kendari siap menjalankan peran sebagai tuan rumah, termasuk jika pembukaan Porprov XV Sultra 2026 digelar di ibu kota provinsi tersebut.
"Kalau pembukaan di Kota Kendari, kami siap. Berapa pun cabang olahraga yang ditetapkan oleh provinsi, insyaallah Kota Kendari akan mengikuti," tuturnya.
17 Kabupaten dan Kota Berlaga November 2026
Porprov XV Sultra dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Kota Kendari. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut akan mempertemukan atlet dari 17 kabupaten dan kota di Sultra untuk berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga.
Bagi Pemkot Kendari, kesiapan venue dan kontingen menjadi dua pekerjaan rumah yang berjalan paralel. Penataan kawasan Benua-Benua ditargetkan rampung sebelum seremoni pembukaan, sementara penetapan cabor oleh provinsi akan menentukan peta persaingan atlet tuan rumah.