Kemenhub Turun ke Kolaka Tinjau Rehabilitasi Pelabuhan Laut Rp64,1 Miliar, Proyek Rampung 2028

Penulis: Obi Permana  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:14:31 WIB
Tim Kemenhub meninjau progres rehabilitasi Pelabuhan Laut Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (20/8/2026).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meninjau langsung progres rehabilitasi Pelabuhan Laut Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (20/8/2026). Proyek senilai Rp64,1 miliar ini digarap dengan skema kontrak tahun jamak dan dijadwalkan tuntas pada 2028. Hasil peninjauan akan menjadi dasar penyusunan kebutuhan anggaran Kemenhub untuk tahun 2027.

KOLAKA — Tim Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kemenhub memastikan pengerjaan rehabilitasi Pelabuhan Laut Kolaka berjalan sesuai rencana. Peninjauan lapangan dilakukan untuk menginventarisasi kebutuhan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian Perhubungan pada 2027.

Dalam kunjungan itu, tim turut didampingi Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Kolaka, Lukmanul Hakim, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Perwakilan kontraktor pelaksana, PT Sulawesi Makmur Perkasa, juga hadir untuk memaparkan perkembangan fisik proyek di lokasi.

Fokus Peninjauan: Progres Fisik dan Kondisi Fasilitas Pelabuhan

Selain memantau progres pekerjaan, tim Kemenhub mengecek kondisi infrastruktur dan fasilitas pelayanan yang ada di Pelabuhan Laut Kolaka. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting untuk memastikan proyek tidak hanya berjalan tepat waktu, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan layanan kepada pengguna jasa.

Hasil dari peninjauan tersebut selanjutnya diolah sebagai bahan penyusunan program pengembangan transportasi laut di Kabupaten Kolaka. Dengan begitu, kebutuhan prioritas daerah bisa terakomodasi dalam perencanaan anggaran nasional.

Skema Kontrak Tahun Jamak dan Target Penyelesaian

Rehabilitasi Pelabuhan Kolaka menggunakan skema kontrak tahun jamak atau multi years contract. Proyek ini berjalan selama tiga tahun anggaran, terhitung mulai 2026 hingga 2028.

Nilai investasi yang digelontorkan mencapai Rp64,1 miliar. Pendanaan tersebut dialokasikan untuk perbaikan menyeluruh infrastruktur pelabuhan yang menjadi pintu gerbang aktivitas logistik dan penumpang di pesisir barat Sulawesi Tenggara.

Manfaat bagi Warga dan Perekonomian Kolaka

Kehadiran pelabuhan yang representatif diharapkan mampu menopang kelancaran distribusi barang dan mobilitas penumpang. Selama ini, Pelabuhan Laut Kolaka menjadi simpul transportasi penting yang menghubungkan wilayah tersebut dengan sejumlah daerah lain, termasuk Pulau Sulawesi bagian selatan.

Dengan selesainya rehabilitasi, kualitas infrastruktur dan pelayanan transportasi laut di Kolaka diharapkan meningkat signifikan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui konektivitas antarwilayah yang lebih efisien.

Reporter: Obi Permana
Sumber: kendarikini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top