SULAWESI TENGGARA — Jorge Martin memenangi Sprint Race MotoGP Austria 2026 di Red Bull Ring usai memanfaatkan momentum jatuhnya Pedro Acosta pada putaran ke-11. Kemenangan itu mengantarkan pebalap Aprilia tersebut ke puncak klasemen dengan 286 poin, menggeser Marc Marquez ke posisi kedua yang tertinggal tiga poin.
Namun Martin tampil agresif dan memanfaatkan kecepatan motornya untuk merangsek ke depan. Momentum besar datang ketika Pedro Acosta yang memimpin jauh di depan terjatuh pada putaran ke-11.
Marquez Tak Mampu Memberi Perlawanan
Setelah Acosta tersingkir, Martin mengambil alih kendali balapan dan finis di depan Marquez. Juara bertahan itu tidak mampu mengejar ketertinggalan hingga garis finis.
Marco Bezzecchi melengkapi podium Sprint Race Austria dengan finis di posisi ketiga. Tambahan 12 poin sebagai juara menjadi modal besar Martin dalam perebutan gelar musim ini.
Klasemen MotoGP 2026: Martin 286, Marquez 283
Kemenangan di Red Bull Ring membawa Martin naik ke peringkat pertama klasemen MotoGP 2026 dengan koleksi 286 poin. Marquez harus rela turun ke posisi dua dengan selisih hanya tiga poin.
Bezzecchi menempati posisi ketiga klasemen dengan 248 poin, terpaut 38 poin dari Marquez. Persaingan tiga pebalap teratas masih sangat terbuka menjelang seri-seri berikutnya.
- Jorge Martin (Aprilia) — 286 poin
- Marc Marquez — 283 poin
- Marco Bezzecchi — 248 poin
Jatuhnya Acosta Ubah Arah Balapan
Acosta sempat tampil dominan dan memimpin jauh di depan pada fase awal Sprint Race. Insiden pada putaran ke-11 menghancurkan peluangnya meraih poin penuh di Austria.
Kegagalan Acosta finis membuka jalan bagi Martin dan Marquez untuk bertarung di barisan depan. Martin yang sempat kesulitan di awal balapan justru berhasil membalikkan keadaan dengan kecepatan konsisten.
Dampak ke Perebutan Gelar Musim 2026
Selisih tiga poin di puncak klasemen membuat persaingan gelar MotoGP 2026 semakin ketat. Martin kini berada di posisi yang lebih menguntungkan, tetapi Marquez punya peluang besar untuk merebut kembali posisi teratas pada seri berikutnya.
Bezzecchi yang tertinggal 38 poin belum sepenuhnya tersingkir dari perburuan gelar. Konsistensi ketiga pebalap akan menjadi kunci hingga akhir musim.