HMI Demo di Balai Kota Kendari, Pertanyakan Antrean BBM dan Wacana Ganjil-Genap

Penulis: Obi Permana  •  Kamis, 17 September 2026 | 20:16:01 WIB

KENDARI — Anggota HMI Cabang Kota Kendari, Eko, menyatakan pihaknya mendesak Pemkot Kendari berkoordinasi dengan instansi terkait hingga Depot Pertamina mengenai status ketersediaan BBM. Desakan itu disampaikan langsung di depan massa aksi yang menunggu kehadiran wali kota.

"Berhubung Wali Kota Kendari berhalangan hadir menemui kami, dan digantikan oleh Wakil Wali Kota Kendari, segera temukan solusi konkret atau upaya meredam antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar," kata Eko di hadapan awak media.

Penyebab Antrean: Pengguna Beralih ke Pertalite

Wakil Wali Kota Kendari Sudirman menjelaskan penyebab utama antrean panjang BBM hingga mengular. Menurutnya, kenaikan harga BBM nonsubsidi mendorong pengguna beralih ke BBM subsidi akibat perbedaan harga.

Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter membuat banyak warga Kota Kendari beralih ke Pertalite. Peralihan itu yang kemudian menumpuk kendaraan di sejumlah SPBU.

"Insyaallah, kita tidak tinggal diam. Ibu wali menegaskan koordinasi bersama Pertamina membuahkan hasil penambahan kuota," jelas Sudirman di hadapan massa aksi.

Penambahan Kuota BBM Subsidi untuk Kendari

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan bahwa komunikasi dengan pimpinan Pertamina telah dilakukan. Ke depan, penambahan kuota BBM subsidi akan diberikan untuk Kota Kendari.

Menurut perhitungan Pertamina, BBM subsidi seharusnya cukup untuk berbagai jenis kendaraan di wilayah perkotaan. Perhitungan itu berdasarkan data pajak kendaraan bermotor yang diverifikasi pihak Pertamina.

Antrean Terpantau di Enam SPBU

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular di sejumlah SPBU di Kota Kendari. Titik-titik itu antara lain SPBU THR Jalan Budi Utomo, SPBU Ade di Jalan Poros Bandara Haluoleo (By Pass), SPBU Bonggoeya di Jalan Wulele, SPBU Rabam Jalan Jenderal Ahmad Yani, hingga SPBU Kota Lama dan SPBU Teratai By Pass.

Demonstran juga melakukan pencoretan pada spanduk Wali Kota Kendari. Tindakan itu memicu gesekan antara Satpol PP dan mahasiswa HMI, sebelum situasi kembali kondusif setelah anggota Polresta Kendari tiba di lokasi.

Reporter: Obi Permana
Sumber: sultratop.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top