KENDARI — Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Sulawesi Tenggara menyalurkan bantuan air bersih ke Kelurahan Gunung Jati, Kecamatan Kendari, Kota Kendari. Bantuan berupa satu tangki penampungan air berkapasitas 1.000 liter diserahkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang kekurangan air akibat kemarau panjang.
Pendistribusian dipimpin Penata Layanan Operasional BPBPK Sultra, Rini Alfianty Tombili, bersama sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari yang tergabung dalam satgas penanganan darurat bencana kekeringan tahun 2026.
Rini menyebut bantuan air bersih itu menyasar 209 kepala keluarga di Kelurahan Gunung Jati yang terdampak kekeringan.
"Bantuan air bersih ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan 209 kepala keluarga di Kelurahan Gunung Jati yang terdampak kekeringan," ungkap Rini.
Penyerahan bantuan turut dihadiri Lurah Gunung Jati, Ketua LPM Gunung Jati, Ketua RW 04, serta Ketua RT 01 dan RT 02. Warga setempat juga hadir menyaksikan distribusi air bersih tersebut.
Penyaluran di Gunung Jati bukan yang pertama. BPBPK Sultra sebelumnya telah mengirim bantuan serupa ke Kelurahan Mangga Dua dan Anggalomelai.
Dengan tambahan Gunung Jati, BPBPK Sultra tercatat telah menyalurkan bantuan air bersih di tiga kelurahan yang terdampak kekeringan di Kota Kendari.
Kondisi kekeringan akibat kemarau panjang masih terjadi di sejumlah wilayah. Rata-rata terdapat dua kelurahan di setiap kecamatan yang mengalami dampak kekurangan air bersih.
Penyaluran bantuan air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama kondisi kemarau panjang yang masih berlangsung.