Pencarian

Pemkab Kolaka Kerahkan 10 Pendamping Teknis untuk Dongkrak Produksi Teripang di Tambea

Rabu, 16 September 2026 • 14:16:01 WIB
Pemkab Kolaka Kerahkan 10 Pendamping Teknis untuk Dongkrak Produksi Teripang di Tambea
Pendamping teknis dari Dinas Perikanan Kolaka memberikan bimbingan budi daya teripang kepada pembudidaya di Tambea.

KOLAKA — Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kolaka Musdar mengatakan pendampingan difokuskan pada peningkatan hasil panen para pembudidaya di Tambea. Lahan penangkaran seluas sekitar dua hektare di desa itu diperkirakan mampu menampung lebih dari seribu ekor teripang.

"Kami menerjunkan tim pendamping delapan orang dari bidang budidaya dan dua orang dari penyuluh perikanan. Keberadaan mereka fokus mendampingi para pembudidaya di Tambea agar hasil panennya bisa terus meningkat," kata Musdar di Kolaka, Rabu.

Bimbingan Teknis hingga Penjajakan Pasar

Para pendamping lapangan bertugas memberikan bimbingan teknis soal tata cara pemeliharaan dan pemantauan kondisi lingkungan penangkaran. Mereka juga membantu menjajaki peluang pasar bersama pihak pendukung lainnya.

Musdar menyebut harga teripang saat ini tergolong mahal. Karena itu, ia berharap budi daya teripang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Semoga ke depan budidaya teripang ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, karena harga teripang sekarang itu mahal," ujarnya.

Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

Ketua Kelompok Budidaya Teripang Mattirowalie binaan PT ANTAM Tbk UBP Nikel Kolaka, Muh Pahri, menyatakan hasil budi daya memberi dampak nyata bagi anggota kelompok. Pendapatan tambahan dari teripang membantu nelayan memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya pendidikan anak.

Pada panen pertama, kelompok ini memanen sekitar 9.000 ekor teripang dengan nilai penjualan lebih dari Rp600 juta. Panen kedua mencapai sekitar 12 ribu ekor.

"Jadi hasil yang kami peroleh dari panen kedua ini lebih banyak dari pada panen pertama," kata Muh Pahri.

Hatchery dan Pendampingan UHO

Keberhasilan budi daya teripang tidak lepas dari dukungan ANTAM berupa pembangunan hatchery sebagai fasilitas pembenihan, termasuk penyediaan pipa dan selang. Nelayan juga mendapat pendampingan teknis dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo (UHO).

"Kami sangat terbantu dengan bantuan fasilitas tersebut karena kami sulit untuk membeli sendiri peralatannya. Olehnya itu kami menyampaikan terima kasih kepada ANTAM yang telah banyak membantu kami," ujar Muh Pahri.

Tambea Diharapkan Jadi Sentra Teripang dan Desa Wisata

Kolaka Region, CSR & External Relations Sub Division PT ANTAM Tbk UBP Nikel Kolaka, Muhammad Rusdan, mengatakan pihaknya terus mendorong budi daya teripang menjadi bagian upaya menghidupkan kembali identitas Desa Tambea sebagai daerah sentra teripang. Sinergi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan perguruan tinggi terus diperkuat.

"Ke depan, kami juga berharap Tambea bisa menjadi desa wisata yang mengintegrasikan potensi lokal seperti teripang dan wisata pantai," ujar Rusdan.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks