Warga Temukan Hendra Pingsan di Tebing Goalpara Sukabumi, Sempat Nekat Turun ke Jurang

Penulis: Naufal Aditama  •  Senin, 08 Juni 2026 | 21:32:31 WIB
Warga dan tim gabungan mengevakuasi Hendra yang ditemukan pingsan di tebing Goalpara, Sukabumi.

SULAWESI TENGGARA — Warga bersama tim gabungan mengevakuasi Hendra dari lokasi tebing di kawasan Goalpara, Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, setelah pencarian berlangsung sejak Minggu (7/6) petang. Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Rulli, membenarkan temuan tersebut.

"Benar, kami sudah menerima laporan terbaru dari lapangan bahwa saudara Hendra alias Pedro, korban yang dilaporkan turun ke tebing semalam, saat ini sudah berhasil ditemukan oleh warga setempat," ujar Ade Rulli dalam konfirmasinya, Senin (8/6/2026).

Kondisi Korban Saat Dievakuasi

Ipda Ade Rulli menjelaskan, saat pertama kali ditemukan, kondisi fisik Hendra sangat lemah hingga kehilangan kesadaran. Warga langsung mengevakuasi korban ke rumah keluarganya di Kampung Cipaku RT 01/13, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, untuk mendapatkan perawatan.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, korban ditemukan dalam keadaan pingsan di area tebing tersebut. Karena kondisinya yang lemah, warga langsung mengevakuasi dan membawa korban ke rumahnya di Kampung Cipaku agar bisa segera mendapatkan perawatan," jelas dia.

Korban kini dalam proses pemulihan oleh pihak keluarga setelah pingsan akibat kelelahan di tebing.

Kronologi Nekat Terjun ke Jurang

Peristiwa bermula pada Minggu (7/6) sekitar pukul 17.15 WIB. Hendra yang tengah diantar pulang menggunakan mobil memaksa pengemudi untuk berhenti dengan alasan ingin buang air kecil. Namun setelah mobil berhenti, korban justru menyeberang jalan dan nekat turun ke arah jurang sedalam puluhan meter sembari melepas jaketnya.

“Korban diduga mengalami depresi karena sepanjang jalan terus mengeluh enggan pulang ke rumahnya di Cipaku, Goalpara,” kata Ipda Ade.

Saksi di lokasi sempat meneriaki korban, namun Hendra setengah berteriak menjawab “Arek jalan motong” (mau mengambil jalan pintar) lalu menghilang di kegelapan jurang. Istri korban histeris hingga mengundang kerumunan warga setempat. Jarak dari tempat kejadian menuju rumah korban mencapai hampir 1 kilometer melewati area perkebunan.

Operasi Pencarian Dihentikan, Imbauan untuk Keluarga

Sebelumnya, personel gabungan dari Polsek Sukaraja dipimpin Kapolsek, bersama Kanit Reskrim, KSPK, Intel, Lantas, Samapta, dan BPBD sempat melakukan penyisiran di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dengan ditemukannya korban di area tebing, operasi pencarian resmi dihentikan.

Pihak kepolisian memberikan imbauan khusus kepada pihak keluarga terkait insiden ini. "Kami mengimbau kepada pihak keluarga agar memberikan pengawasan yang lebih ketat dan perhatian intensif kepada saudara Hendra, agar peristiwa nekat yang membahayakan nyawa seperti ini tidak terulang kembali di masa mendatang," sambung Ade Rulli.

Reporter: Naufal Aditama
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top