KONAWE — Bagi AKBP Noer Alam, jabatan boleh berganti, tapi jejak pengabdian di hati masyarakat tidak akan terhapus. Perwira menengah Polri itu resmi mengakhiri tugasnya sebagai Kapolres Konawe setelah menjabat sejak April 2025. Ia kini dipercaya memimpin Polres Baubau, Polda Sulawesi Tenggara, melalui mutasi rutin organisasi.
Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam, terutama bagi warga yang merasakan langsung pendekatan persuasif yang ia terapkan. Dalam waktu kurang dari satu setengah tahun, AKBP Noer Alam dikenal membuka ruang komunikasi dengan semua elemen, dari tokoh masyarakat, pemuda, aktivis, hingga insan pers.
Salah satu capaian yang paling dikenang adalah penyelesaian sengketa lahan di wilayah Tawamelewe. Persoalan yang sempat menjadi perhatian publik itu berhasil diredam bukan dengan kekuatan aparat, melainkan melalui musyawarah dan dialog yang mengedepankan kesejukan. Bagi sebagian warga, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa keamanan bisa ditegakkan dengan sentuhan kemanusiaan.
“Syukur Alhamdulillah, sejak Bapak Kapolres AKBP Noer Alam menginjakkan kaki di Konawe, daerah ini aman dan kondusif. Kami masih sangat membutuhkan beliau, tetapi karena tugas negara beliau harus bertugas di Baubau,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Konawe, Jahiuddin, dalam pernyataan resmi.
Suasana haru mewarnai kegiatan Trabas Anoa Bhayangkara Konawe di Desa Tawarotebota, Kecamatan Uepai. Kegiatan itu menjadi momen trabas terakhir AKBP Noer Alam sebagai Kapolres. Di hadapan peserta dan warga, ia menyampaikan pamit dan ucapan terima kasih atas dukungan selama bertugas.
“Tanggal 31 nanti kami akan mengikuti serah terima jabatan di Polda dan selanjutnya bertugas di Kota Baubau. Bagi rekan-rekan yang berkunjung ke Baubau, silakan bersilaturahmi, kami akan senang menyambut,” ungkap AKBP Noer Alam di hadapan warga.
Ucapan sederhana itu menjadi penutup pengabdiannya di Bumi Anoa. Kini, Polres Konawe akan menyambut pemimpin baru. Namun, warisan berupa rasa aman dan semangat kebersamaan yang ditinggalkan AKBP Noer Alam diyakini akan terus dikenang masyarakat.