Wali Kota Kendari Siska Karina Imran Satu-satunya dari Indonesia di Asia-Pacific Mayors Academy 2026, Bawa Enam Program Prioritas

Penulis: Naufal Aditama  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 17:15:31 WIB
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengikuti program Asia-Pacific Mayors Academy 2026 di Bangkok, Thailand.

KENDARI — Keikutsertaan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran di APMA 2026 menjadi pengakuan bahwa kota tersebut semakin diperhitungkan di forum pembangunan perkotaan internasional. Dalam program tersebut, Siska membawa enam inisiatif prioritas yang telah dijalankan di Kendari untuk dipelajari dan dikembangkan lebih lanjut.

Enam Program Prioritas yang Dibawa ke Forum Global

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengungkapkan keenam program tersebut meliputi pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, penguatan ketahanan banjir dan perubahan iklim, serta perlindungan kawasan mangrove dan pesisir.

Selain itu, ada juga program penambahan ruang terbuka hijau, transformasi pelayanan publik berbasis digital, dan pemberdayaan masyarakat. “Keenam inisiatif ini sejalan dengan fokus utama APMA 2026,” ujar Sahuriyanto, Kamis (30/7/2026).

Mendapat Pendampingan dari Organisasi Internasional

Selama mengikuti akademi, para peserta mendapatkan pembinaan langsung dari para mentor yang berasal dari UN-Habitat, UN ESCAP, UCLG ASPAC, APRU, UNU-IAS, dan IGES. Para ahli tersebut memberikan pendampingan dalam penyusunan kebijakan hingga implementasi berbagai inovasi pembangunan perkotaan.

Menurut informasi dari UN-Habitat Bangkok Office, peserta mengikuti modul interaktif, diskusi kebijakan, pembelajaran antarkota, hingga pendampingan intensif. Setiap peserta juga menyusun inisiatif pembangunan yang akan diterapkan di kota masing-masing.

Target: Percepatan SDGs dan Jejaring Global

Pemerintah Kota Kendari berharap partisipasi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas kepemimpinan daerah, tetapi juga memperluas jejaring kerja sama internasional. Hal ini diyakini dapat membuka peluang investasi, pembiayaan pembangunan, hingga pertukaran inovasi antarkota.

Forum ini menjadi momentum bagi Kendari untuk memperkenalkan praktik pembangunan yang telah dijalankan sekaligus menyerap pengalaman dari kota-kota lain. Target utamanya adalah mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Kendari melalui penerapan inovasi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Mengapa Program Ini Relevan bagi Warga Kendari?

Enam program yang dibawa Siska merupakan isu keseharian yang langsung dirasakan warga, mulai dari pengelolaan sampah hingga ancaman banjir. Dengan mengikuti forum ini, Pemkot Kendari berharap mendapat masukan dari pakar global untuk menyempurnakan kebijakan di tingkat lapangan.

Keikutsertaan ini sekaligus menjadi ajang promosi bahwa Kendari siap bersaing dengan kota-kota lain di Asia-Pasifik dalam hal pembangunan kota yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Reporter: Naufal Aditama
Sumber: kolomrakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top