SULAWESI TENGGARA — Garudayaksa FC meraih kemenangan perdana di BRI Super League 2026/2027 setelah membalikkan ketertinggalan menjadi kemenangan 3-1 atas Arema FC pada pekan kelima. Hasil ini sekaligus memutus rekor tak terkalahkan Singo Edan musim ini.
Garudayaksa FC membuka laga dengan buruk. Matheus Blade membawa Arema FC unggul pada menit kelima, gol cepat yang sempat mengganggu konsentrasi para pemain tuan rumah. Jayro Jean mengakui fase awal pertandingan berjalan di luar rencana.
Gol Cepat Matheus Blade Sempat Ganggu Fokus
Jayro menyebut gol tersebut nyaris membunuh konsentrasi skuad Garudayaksa. Para pemain lantas berusaha saling mengingatkan untuk kembali fokus mengejar ketertinggalan.
"Seperti yang pelatih katakan sebelumnya, kami memulai gim dengan buruk. Satu gol di lima menit pertama sempat membunuh konsentrasi kami," ujar Jayro Jean, dikutip dari laman resmi I.League.
Ia menegaskan para pemain menyadari pentingnya laga tersebut. Komunikasi antar pemain menjadi jalan keluar untuk menyatukan kembali permainan tim.
"Tetapi kami sebagai tim, kami mulai berbicara satu sama lain karena kami tahu gim ini sangat penting bagi kami. Hari ini objektif utamanya adalah untuk memenangkan pertandingan," tegas Jayro.
Alejandro Rubio hingga Carlos Iury Membalikkan Keadaan
Setelah tertinggal, Garudayaksa meningkatkan intensitas serangan. Alejandro Rubio menyamakan kedudukan pada menit ke-34 lewat bola muntah di dalam kotak penalti.
Tiga menit berselang, Jayro Jean membawa tuan rumah berbalik unggul 2-1. Ia memanfaatkan peluang di kotak penalti dan melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Arema FC, Muhammad Adi Satryo.
Memasuki babak kedua, Garudayaksa tetap menekan. Carlos Iury yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol ketiga pada menit ke-70 dan memastikan kemenangan 3-1.
Arema FC berupaya memperkecil ketertinggalan di sisa waktu. Namun, tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Posisi Kedua Tim di Klasemen
Tambahan tiga poin membawa Garudayaksa FC naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi lima poin. Kemenangan ini menjadi raihan tiga poin perdana tim pada musim 2026/2027.
Bagi Arema FC, kekalahan ini menjadi yang pertama setelah sebelumnya belum terkalahkan. Tim berjuluk Singo Edan itu tertahan di posisi ke-10 dengan raihan enam poin.
Hasil positif ini menjadi modal penting bagi Garudayaksa FC untuk meningkatkan kepercayaan diri dan memperbaiki posisi di klasemen BRI Super League 2026/2027.