SULAWESI TENGGARA — Paragraf pembuka: Sub Regional Head Jawa PT Pelindo (Persero), Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan fokus utama perusahaan saat ini adalah kemanusiaan. Pelindo bergerak cepat menyediakan fasilitas posko yang memadai agar proses pendataan korban maupun koordinasi dengan keluarga penumpangnya berjalan lancar.
"Fokus utama kami saat ini adalah kemanusiaan, Pelindo bergerak cepat menyediakan fasilitas posko yang memadai agar proses pendataan korban maupun koordinasi dengan keluarga penumpangnya berjalan lancar," kata Purwanto di Surabaya, Minggu.
Berdasarkan data operasional, KM Virgo Transport 8 bertolak dari Surabaya dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Banjarmasin pada Minggu sekitar pukul 07.00 WITA. Hingga kini, keberadaan kapal beserta korban masih dalam pencarian aktif tim gabungan di lintas perairan Surabaya-Banjarmasin.
"Untuk keberadaan kapal beserta korban masih dalam pencarian aktif tim gabungan di lintas perairan Surabaya-Banjarmasin," ucap Purwanto.
Pelindo berkoordinasi dengan tim SAR, Kementerian Perhubungan, kepolisian, serta tim Pelindo di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Koordinasi itu untuk memastikan informasi mengenai perkembangan pencarian yang disampaikan kepada keluarga tetap akurat dan terbaru.
Branch Manager Kalimas Pelindo Multi Terminal Ana Adiliya mengatakan personel telah disiagakan di lapangan untuk mendampingi keluarga penumpang yang datang mencari informasi. Posko di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak itu dilengkapi ruang tunggu yang layak, sarana komunikasi, serta bantuan medis awal.
"Kami menyiagakan personel di lapangan untuk mendampingi keluarga korban yang datang mencari informasi, selain pendataan, posko ini juga difasilitasi dengan ruang tunggu yang layak, sarana komunikasi, serta bantuan medis awal," ujarnya.
Posko tersebut disiagakan selama 24 jam untuk melayani keluarga penumpang yang membutuhkan informasi maupun melakukan pendataan resmi. Keluarga penumpang KM Virgo Transport 8 yang membutuhkan informasi resmi diimbau mendatangi posko informasi di Terminal Penumpang GSN Pelabuhan Tanjung Perak atau menghubungi layanan informasi resmi yang telah disiapkan.
Dalam operasi SAR tersebut, Basarnas mengerahkan sejumlah alat utama SAR. Helikopter HR-3601 diterjunkan, bersama KN SAR Laksamana 241, KN SAR 249 Permadi, KRI Nala, dan KN Kunyit untuk mendukung pencarian dan evakuasi korban.
Berdasarkan data sementara, KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang. Sebanyak 103 orang di antaranya telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan menggunakan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Penutup: Bagi Pelindo, penanganan musibah pelayaran Surabaya-Banjarmasin ini menyangkut dua hal sekaligus: percepatan evakuasi penumpang dan keterbukaan informasi bagi keluarga yang menunggu. Posko di Tanjung Perak menjadi titik temu keduanya, sementara pencarian di Laut Jawa masih berlanjut.