5 Panduan Memilih Sunscreen Sesuai Jenis Kulit, dari Kulit Kering hingga Sensitif

Penulis: Obi Permana  •  Rabu, 16 September 2026 | 23:01:02 WIB
Sunscreen membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) dalam aktivitas sehari-hari.

KENDARI — Sunscreen menjadi produk perawatan kulit yang dipakai banyak orang dalam aktivitas sehari-hari. Fungsinya melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang dapat menimbulkan berbagai masalah kulit. Namun, memilih produk tidak cukup hanya melihat merek atau tren di media sosial.

Setiap orang memiliki jenis dan kondisi kulit berbeda. Sunscreen yang cocok untuk satu orang belum tentu nyaman dipakai orang lain. Karena itu, kandungan dan tekstur produk perlu disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing.

Mengapa SPF 30 dan Broad Spectrum Jadi Patokan Utama

Sunscreen umumnya disarankan memiliki minimal SPF 30. Selain itu, produk juga perlu memberi perlindungan spektrum luas atau broad spectrum terhadap sinar UVA dan UVB. Dua jenis sinar ini punya dampak berbeda pada kulit.

Patokan tersebut berlaku untuk semua jenis kulit. Tanpa perlindungan broad spectrum, kulit tetap berisiko terkena dampak paparan matahari meski SPF-nya tinggi.

1. Kulit Kering: Cari Kandungan Pelembap

Kulit kering butuh sunscreen dengan kandungan yang membantu menjaga kelembapan. Tambahan bahan pelembap membuat kulit tidak terasa semakin kering setelah pemakaian.

Sunscreen untuk kulit kering umumnya dapat dipilih berdasarkan kandungan pelembap seperti ceramide, hyaluronic acid, atau gliserin. Tekstur yang melembapkan turut membantu menjaga kondisi lapisan pelindung kulit.

2. Kulit Berminyak: Pilih Tekstur Gel yang Ringan

Kulit berminyak membutuhkan sunscreen yang terasa ringan dan tidak membuat wajah semakin licin. Tekstur gel atau formula ringan bisa jadi pilihan untuk pemakaian sehari-hari.

Pemilik kulit berminyak dapat memilih sunscreen bertekstur gel karena lebih ringan dan cepat kering. Produk berlabel non-comedogenic juga dapat dipertimbangkan bagi kulit yang mudah mengalami penyumbatan pori-pori.

3. Kulit Sensitif: Waspadai Pewangi dan Alkohol

Pemilik kulit sensitif perlu lebih berhati-hati memilih produk perawatan kulit. Kandungan dalam sunscreen sebaiknya diperhatikan agar tidak menimbulkan rasa perih atau iritasi.

Sunscreen mineral atau physical sunscreen dengan kandungan seperti zinc oxide dan titanium dioxide dapat menjadi salah satu pilihan untuk kulit sensitif. Produk yang tidak mengandung pewangi dan alkohol juga disarankan jika bahan tersebut memicu iritasi.

4. Kulit Kombinasi: Nyaman di Dua Area Wajah

Kulit kombinasi memiliki area wajah yang cenderung berminyak dan bagian lain lebih kering. Kondisi itu membuat pemilihan sunscreen perlu memperhatikan kenyamanan di kedua area kulit.

5. Kulit Normal: Tetap Perhatikan Label Perlindungan

Pemilik kulit normal biasanya punya lebih banyak pilihan dalam menentukan sunscreen. Meski begitu, label perlindungan tetap tidak bisa diabaikan.

Sunscreen dengan SPF 30 atau lebih dan perlindungan broad spectrum dapat dipertimbangkan untuk membantu melindungi kulit dari paparan UVA dan UVB.

Sesuaikan dengan Aktivitas dan Aplikasi Ulang Tiap Dua Jam

Selain jenis kulit, aktivitas harian turut menentukan pilihan produk. Jika banyak berada di luar ruangan, berkeringat, atau beraktivitas di air, sunscreen dengan keterangan water resistant dapat dipertimbangkan.

Pemakaian sunscreen juga perlu dilakukan rutin. Sunscreen sebaiknya diaplikasikan kembali sekitar setiap dua jam, terutama saat aktivitas menyebabkan banyak berkeringat atau setelah terkena air.

Memilih sunscreen sebaiknya tidak hanya berdasarkan tren atau rekomendasi orang lain. Kenali dulu jenis kulit, perhatikan kandungan dan label perlindungannya, lalu pilih produk yang terasa nyaman dipakai secara rutin.

Reporter: Obi Permana
Sumber: sultrakini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top