BOMBANA — Politikus PKS yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Bombana, Sudiami, menegaskan bahwa tahun ini dipastikan ada satu kelurahan dan satu desa di Kepulauan Kabaena yang menerima program KNMP. Dua lokasi tersebut adalah Kelurahan Lambale, Kecamatan Kabaena Timur, dan Desa Baliara, Kecamatan Kabaena Barat.
Sudiami menyampaikan hal itu saat ditemui beberapa hari lalu. Ia menilai program KNMP layak didukung meski pemerintah sedang menjalankan efisiensi anggaran.
Untuk Desa Baliara, Sudiami menyebut lokasi tersebut masih dalam status justifikasi kawasan. Pihaknya berharap ada kepastian dalam waktu dekat.
"Untuk Desa Baliara, Kecamatan Kabaena Barat, saat ini masih dalam status justifikasi kawasan. Semoga dalam waktu dekat mendapat kepastian status kawasan dari tim Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH)," ujar Sudiami.
Kepala Dinas Perikanan Bombana, Asmawati Salim, melalui Kepala Bidang Pesisir, Mansur Sigia, membenarkan hal tersebut. Menurut Mansur, pihaknya sudah menyiapkan lokasi alternatif di Desa Bupinang Barat untuk mengantisipasi keterlambatan kepastian status kawasan.
"Status kawasan di Desa Baliara, Kabaena Barat, masih kami tunggu kepastiannya. Untuk mengantisipasi, kami sudah menyiapkan lokasi alternatif di Desa Bupinang Barat. Namun, jika dalam waktu dekat ada kepastian status kawasan, maka lokasinya akan kami kembalikan ke tempat semula, yaitu Desa Baliara," jelas Mansur.
Pembangunan KNMP mencakup sejumlah pekerjaan infrastruktur dasar. Sudiami merinci pekerjaan tersebut meliputi tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, pondasi pabrik es portable, plumbing distribusi air bersih dan sumur bor, serta pengadaan penerangan kawasan.
Fasilitas itu diyakini menjadi potensi ekonomi besar bagi wilayah Kepulauan Kabaena. Nelayan setempat akan memiliki sarana lebih memadai untuk kegiatan penangkapan, pengolahan, hingga distribusi hasil laut.
"Ini merupakan berkah bagi masyarakat dan daerah. Untuk itu diharapkan seluruh pihak bekerja sama agar program KNMP dapat berjalan dengan baik. Kalau ada kendala di lapangan, diharapkan dapat diselesaikan melalui musyawarah. Saya akan terus mengawasi hingga pembangunan KNMP terselenggara sesuai kontrak yang sudah ada," kata Sudiami.
Mansur menilai Kepulauan Kabaena idealnya memiliki dua titik KNMP, yakni di Kelurahan Lambale dan Desa Baliara. Menurutnya, dua titik itu akan saling melengkapi dalam memenuhi kebutuhan nelayan kepulauan.
"Dengan kondisi wilayah Kepulauan Kabaena, pelayanan akan maksimal jika terdapat dua KNMP. Untuk itu kami berharap dalam waktu dekat ada kejelasan terkait status kawasan," ungkapnya.
Di Kabupaten Bombana sendiri tercatat empat titik yang resmi memiliki program KNMP. Keempatnya adalah Kelurahan Lambale, Desa Baliara atau Desa Bupinang Barat, Desa Tapuahi, dan Desa Terapung.
Beberapa desa lain juga telah disiapkan untuk program kampung nelayan melalui Dinas Perikanan Kabupaten Bombana.