Pencarian

BMKG Peringatkan Kabut Asap Selimuti 13 Kabupaten di Sultra pada 23 Oktober 2026, Jarak Pandang di Bawah 5 Km

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 10:17:01 WIB
BMKG Peringatkan Kabut Asap Selimuti 13 Kabupaten di Sultra pada 23 Oktober 2026, Jarak Pandang di Bawah 5 Km
Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara pada 23 Oktober 2026 menurut laporan BMKG.

KENDARI — Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari, Heri Purnomo, menyampaikan informasi sebaran asap periode 23–25 Oktober 2026 bernomor e.B/ME.02.04/224/KKNI/X/2026. Laporan disusun berdasarkan observasi Stasiun UPT BMKG Sultra di Baubau, Kendari, Ranomeeto, dan Pomalaa hingga pukul 09.00 WITA. Hasilnya, udara kabur akibat asap masih teramati di sejumlah titik pantau.

Menjelang sore dan malam, sebaran asap dilaporkan berkurang kepekatannya. Jarak pandang membaik ke 8–9 km, terutama di wilayah Sultra bagian timur dan selatan.

Asap dari Luar Sultra Bercampur Karhutla Lokal

Pola angin umumnya bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 2–15 knots. Heri menjelaskan pola tersebut membawa asap dari luar wilayah Sultra hingga masuk ke sejumlah kabupaten dan kota.

"Hal ini mengakibatkan sebaran asap yang berasal dari luar Sulawesi Tenggara (wilayah Papua Selatan, Maluku, Sulawesi Tengah, dan sekitarnya) terbawa hingga ke wilayah Sulawesi Tenggara bercampur dengan sebaran asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan lokal di Wilayah Sulawesi Tenggara," jelas Heri dalam siaran pers, Kamis (23/10/2026).

Pantauan satelit sensor VIIRS dan MODIS pada 21 Oktober 2026 mencatat 683 titik panas di Sultra. Sehari berselang, 22 Oktober 2026, jumlah titik panas turun menjadi 293 dengan tingkat kepercayaan rendah hingga tinggi.

13 Kabupaten dan Kota Terdampak pada 23 Oktober

BMKG memprakirakan kabut asap kategori Sedang sampai Tidak Sehat berpotensi terjadi di 13 wilayah pada 23 Oktober 2026. Wilayah tersebut meliputi Kolaka Utara, Konawe Utara, Kolaka, Konawe Selatan, Muna Barat, Kolaka Timur, Konawe, Bombana, Muna, Buton Utara, Buton Tengah, Konawe Kepulauan, Buton, dan Kota Kendari.

Pada 24 Oktober 2026, dampak diprakirakan menyempit ke Kolaka Utara, Konawe Utara, Kolaka, dan Konawe. Adapun pada 25 Oktober 2026, wilayah terdampak meliputi Kolaka Utara, Konawe Utara, Kolaka, Kolaka Timur, dan Konawe.

Kualitas Udara Sedang hingga Tidak Sehat

Indeks kualitas udara berdasarkan PM2.5 di Sultra pada periode 23–25 Oktober 2026 umumnya berada pada kategori Sedang (15,5–55,4 µg/m3) hingga Tidak Sehat (55,5–150,4 µg/m3). Heri menyebut kondisi ini diprakirakan berulang hingga beberapa hari ke depan.

Jarak pandang mendatar yang turun di bawah 5 km menjadi perhatian utama. Nilai itu berada di bawah ambang normal penerbangan dan pelayaran, sehingga pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan diminta meningkatkan kewaspadaan.

Warga Diminta Pakai Masker dan Tutup Jendela

BMKG menghimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta memperbanyak minum air putih dan menutup jendela saat asap terasa pekat.

Kelompok rentan mendapat perhatian khusus. Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas luar ruangan selama asap masih pekat.

"Sedangkan untuk pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan agar selalu waspada dan menyalakan lampu kendaraan atau lampu kapal jika terjadi penurunan jarak pandang secara signifikan," tutup Heri Purnomo.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lensakita.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks