Wali Kota Kendari Siska Karina Imran Terpilih Jadi Satu-satunya Kepala Daerah Indonesia di APMA 2026, Bawa 6 Program Prioritas

Penulis: Lendra Saputra  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 19:19:32 WIB
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran resmi menjadi satu-satunya kepala daerah Indonesia yang terpilih dalam Asia-Pacific Mayors Academy (APMA) 2026.

KENDARI — Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, terpilih sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia dalam Asia-Pacific Mayors Academy (APMA) 2026. Program pengembangan kepemimpinan internasional ini digelar oleh UN-Habitat bersama sejumlah organisasi global.

Total 14 wali kota dan pemimpin daerah dari enam negara berpartisipasi dalam akademi tersebut. Negara peserta meliputi Indonesia, Nepal, Pakistan, India, Sri Lanka, dan Filipina.

6 Program Prioritas Kota Kendari yang Dibawa ke Forum Global

Dalam forum tersebut, Siska membawa enam program prioritas Pemkot Kendari sebagai bahan pembelajaran dan pengembangan bersama peserta dari negara lain. Keenam program itu meliputi pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, penguatan ketahanan banjir dan adaptasi perubahan iklim, serta perlindungan kawasan mangrove dan pesisir.

Selain itu, ada pula program penambahan ruang terbuka hijau, transformasi pelayanan publik berbasis digital, dan pemberdayaan masyarakat. Program-program ini dinilai selaras dengan fokus APMA 2026 yang menitikberatkan pada pembangunan kota berkelanjutan dan penanganan berbagai krisis perkotaan.

Dibekali Mentor dari Lembaga Internasional

Berdasarkan informasi dari UN-Habitat Bangkok Office, rangkaian APMA 2026 telah berlangsung sejak April 2026. Para peserta mengikuti modul pembelajaran interaktif, diskusi kebijakan, hingga pendampingan intensif dari para pakar internasional.

Setiap peserta juga diwajibkan menyusun proyek atau inisiatif pembangunan yang akan diterapkan di daerah masing-masing. Pendampingan diberikan oleh mentor dari UN-Habitat, UN ESCAP, UCLG ASPAC, APRU, UNU-IAS, dan IGES.

Peluang Perluas Jejaring dan Percepat SDGs

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menyebut keikutsertaan ini sebagai momentum strategis. "Forum ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Kendari untuk memperkenalkan berbagai inovasi pembangunan yang telah dijalankan sekaligus belajar dari pengalaman kota-kota lain di kawasan Asia Pasifik," ungkapnya, Kamis (30/7/2026).

Ia menambahkan, partisipasi dalam APMA membuka peluang kerja sama di bidang investasi, pembiayaan pembangunan, hingga pertukaran inovasi antarkota. "Selain memperkuat jejaring global, hasil pembelajaran dari akademi tersebut diharapkan dapat mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Kota Kendari," tandasnya.

Reporter: Lendra Saputra
Sumber: terassultra.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top