SULAWESI TENGGARA — Raymond Indra sempat mengalami masalah pada lutut kirinya. Cedera ini memaksanya mundur dari Singapore Open 2026 bersama pasangannya, Nikolaus Joaquin. Namun, setelah menjalani perawatan intensif, kabar baik datang dari Pelatnas Cipayung.
“Memang ada masalah pada kaki kiri sebelumnya. Tapi sudah ditangani tim medis Pelatnas dengan baik. Saya kira untuk Indonesia Open ini [Raymond Indra] sudah siap,” ujar Chafidz Yusuf saat ditemui di Cipayung, Selasa (26/5).
Latihan Intensif di Cipayung
Berdasarkan pantauan, Raymond sudah kembali berlatih keras bersama Joaquin. Tim pelatih optimistis karena cedera yang dialami disebut tidak parah. Laporan medis menyatakan kondisi pemain peringkat 12 dunia itu sudah pulih total.
“Itu bukan cedera serius, tapi kalau pelatih harus tetap mendengar yang dirasakan pemain. Jadi tidak bisa terlalu memaksakan, tapi semua persiapan sudah berdasarkan data,” tambah Chafidz.
Enam Ganda Putra untuk Indonesia Open
Indonesia Open 2026, turnamen BWF Super 1000, akan berlangsung pada 2-7 Juni di Istora Gelora Bung Karno, Senayan. Tuan rumah memproyeksikan enam pasang ganda putra untuk turnamen ini. Selain Raymond/Nikolaus, ada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, serta Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.
Undian babak pertama baru akan diumumkan pada Selasa (26/5) malam WIB. Lawan-lawan yang akan dihadapi Raymond dan kolega masih belum diketahui.
Rindu Gelar Juara di Kandang Sendiri
Ganda putra Indonesia terakhir kali juara Indonesia Open pada 2021, saat masih bernama Marcus Gideon/Kevin Sanjaya. Kala itu turnamen digelar di Bali karena pandemi. Kini, dengan skuad yang lebih segar dan kondisi Raymond yang kembali prima, harapan untuk memutus puasa gelar di kandang sendiri kembali menguat.