Logitech merilis mouse lipat pertamanya, Mobi Fold, yang dirancang khusus untuk pekerja mobile yang kerap memilih trackpad dibanding perangkat penunjuk terpisah. Perusahaan asal Swiss itu mengklaim temuan internal menunjukkan mayoritas pemilik mouse enggan membawanya saat bepergian—sebuah kebiasaan yang menurut Logitech justru mengurangi produktivitas dan kenyamanan.
Lipatan silikon yang mengubah kebiasaan kerja mobile
Mobi Fold menggunakan engsel berbalut silikon yang membuatnya bisa dilipat menjadi setengah ukuran saat tidak dipakai. Dalam kondisi terlipat, mouse ini muat diselipkan di saku celana atau kompartemen kecil tas ransel—solusi fisik atas masalah psikologis: anggapan bahwa mouse itu "merepotkan" untuk dibawa.
Sensor PAW3222 yang tertanam mendukung rentang DPI 400 hingga 4.000, dengan penyesuaian kelipatan 100 DPI. Spesifikasi ini masuk kategori menengah, cukup untuk navigasi dokumen dan browsing, namun tidak ditujukan untuk gaming atau desain presisi tinggi.
Harga premi untuk kenyamanan portabel
Logitech membanderol Mobi Fold di angka 80 dolar AS. Dengan kurs estimasi Rp 16.000 per dolar, harganya mencapai Rp 1,28 juta—sebuah angka yang tidak murah untuk mouse lipat pertama di pasar konsumen. Sebagai perbandingan, mouse nirkabel Logitech seri M350 biasa dibanderol separuh dari harga tersebut.
Yang menjadi pertanyaan: apakah kenyamanan melipat dan menyelipkan mouse sebanding dengan harga tersebut? Logitech bertaruh pada segmen pengguna yang selama ini rela bekerja dengan trackpad demi menghindari membawa mouse—sebuah kompromi yang menurut perusahaan Swiss itu tidak perlu terjadi.
Mengapa 74 persen pekerja enggan membawa mouse?
Logitech tidak merinci metodologi survei di balik angka 72 persen kepemilikan versus 26 persen penggunaan di publik. Namun angka itu mengonfirmasi pola yang bisa diamati siapa pun di kafe atau bandara: pekerja membungkuk di depan laptop, tangan kaku melintasi trackpad, enggan mengeluarkan mouse dari tas.
Alasannya klasik: mouse terasa besar, kabelnya mengganggu, atau butuh alas mouse. Mobi Fold menjawab dua dari tiga masalah itu—ukuran dan nirkabel. Tapi untuk kenyamanan ergonomis jangka panjang, bentuk mouse lipat yang tipis mungkin belum bisa menandingi mouse tegak (vertical mouse) atau model full-size yang mengisi penuh genggaman.
Pilihan bagi yang setengah hati
Mobi Fold adalah produk untuk pengguna yang sadar trackpad itu tidak nyaman, tapi belum siap membawa mouse gaming seberat 100 gram di tas setiap hari. Logitech menyediakan jalan tengah: mouse yang nyaris tidak terasa saat disimpan, namun tetap memberikan presisi klik kanan-kiri dan scroll yang tidak bisa ditiru trackpad.
Apakah ini akan mengubah kebiasaan 74 persen pekerja yang enggan membawa mouse? Mungkin tidak untuk semua. Tapi bagi mereka yang selama ini menahan sakit pergelangan tangan demi menghindari satu benda tambahan di tas, Mobi Fold menawarkan alasan baru untuk membawa mouse—tanpa harus membawa mouse.