SULAWESI TENGGARA — Sebanyak 12 truk membawa bantuan kemanusiaan dari keluarga besar Polda Metro Jaya untuk korban gempa NTT diberangkatkan pada Senin (17/8) sekitar pukul 12.30 WIB. Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri melepas langsung konvoi logistik tersebut sebelum menuju Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Pengiriman ini berlangsung di tengah perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan momen kemerdekaan kali ini dijadikan pengingat solidaritas antarsesama bangsa.
"Di momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kita tetap fokus pada persatuan, gotong royong, dan rasa senasib sepenanggungan. Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk diwujudkan menjadi tanggung jawab bersama sebagai satu bangsa," ujar Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Senin (17/8).
Rincian Logistik untuk Balita hingga Lansia
Muatan yang dikirim tidak hanya menyasar kebutuhan orang dewasa, tetapi juga kelompok rentan. Berdasarkan data Polda Metro Jaya, logistik yang dibawa meliputi air mineral, mi instan, ikan sarden, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, bubur bayi, minuman siap saji, serta makanan ringan.
Selain kebutuhan pangan, truk-truk tersebut turut mengangkut selimut, sarung, alas tidur, dan terpal plastik berbagai ukuran. Barang-barang ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengungsi pascagempa.
Komjen Asep Edi Suheri menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa warga NTT. "Keluarga besar Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, memberikan manfaat, serta menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah," tuturnya.
Koordinasi Penyaluran dengan Polda NTT
Distribusi bantuan tidak dilakukan secara serentak. Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan Polda Nusa Tenggara Timur untuk menentukan skala prioritas penyaluran sesuai kebutuhan riil di wilayah terdampak.
Langkah ini ditempuh agar logistik yang tiba tepat sasaran, terutama bagi daerah yang aksesnya terputus atau mengalami kerusakan paling parah. Kombes Budi Hermanto berharap bantuan dapat segera dimanfaatkan warga yang membutuhkan.
"Kita berharap bantuan ini segera terdistribusi kepada masyarakat yang terdampak sehingga dapat dimanfaatkan dengan cepat dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan di lapangan," kata Budi.
Setelah proses pelepasan di Mapolda Metro Jaya, seluruh logistik dibawa ke Lanud Halim Perdanakusuma untuk selanjutnya diterbangkan ke NTT. Belum ada keterangan resmi mengenai jadwal tiba bantuan di titik distribusi, namun proses pengiriman ditargetkan berlangsung cepat mengingat kondisi darurat di lokasi bencana.