Pencarian

90 Persen Stok Tenun Kapopodo Sultra Ludes Terjual di Karya Kreatif Indonesia 2026, Siap Pakai Jadi Primadona

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:03:31 WIB
90 Persen Stok Tenun Kapopodo Sultra Ludes Terjual di Karya Kreatif Indonesia 2026, Siap Pakai Jadi Primadona
persen stok produk siap pakai Tenun Kapopodo dari Sultra Tenun habis terjual selama pameran Karya Kreatif Indonesia 2026 di Jakarta.

KENDARI — Panggung fashion nasional kembali menjadi saksi daya tarik wastra Sulawesi Tenggara. Brand Sultra Tenun mencatatkan penjualan impresif dengan 90 persen stok produk siap pakai berbasis Tenun Kapopodo ludes dibeli pengunjung selama pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, 20–23 Agustus 2026.

Owner Sultra Tenun, Wa Ode Arnas Gusri, mengungkapkan bahwa produk yang dibawa bukan sekadar kain tradisional, melainkan inovasi busana siap pakai yang telah melewati proses kurasi ketat.

"Yang kami bawa bukan hanya kain, tapi juga ready to wear berbasis Tenun Kapopodo. Alhamdulillah responsnya sangat baik, kurang lebih 90 persen stok ready to wear yang kami bawa habis terjual," kata Arnas saat diwawancarai Lajur.co, Minggu (23/8/2026).

Bukan Kali Pertama Tembus Panggung Nasional

Kehadiran Sultra Tenun di KKI bukanlah pengalaman pertama. Produk khas Bumi Anoa ini selalu mendapat tempat dalam ajang yang diselenggarakan Bank Indonesia tersebut, menjadi etalase bagi ragam tenun daerah sekaligus memperluas jangkauan pasar UMKM lokal.

Di balik layar, keberhasilan ini merupakan buah dari pembinaan intensif Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Tenggara. Pendampingan yang diberikan tidak hanya menyentuh aspek produksi, tetapi juga pengembangan desain, inovasi, hingga strategi pemasaran agar produk tenun lokal mampu bersaing di level nasional.

Kolaborasi dengan Desainer Nasional

Semarak booth Sultra di KKI 2026 tidak hanya datang dari Sultra Tenun. Anisa Tenun Masalili turut mewakili daerah dengan berkolaborasi bersama desainer nasional The Rizkyanto. Kolaborasi ini menghasilkan 15 tampilan busana modern yang memadukan kain tenun dalam sebuah peragaan busana yang memukau pengunjung.

Perhatian terhadap booth Sultra datang dari berbagai kalangan. Deputi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, istri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Ketua OJK beserta rombongan, istri Gubernur Kalimantan Timur, hingga Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri terlihat menyempatkan diri mampir.

Menurut Arnas, respons dari para tokoh nasional tersebut menjadi indikator bahwa wastra Sulawesi Tenggara semakin diterima, bukan hanya sebagai kain tradisional, tetapi juga sebagai produk fashion yang relevan.

"Ini menunjukkan tenun Sultra semakin diterima, bukan hanya sebagai wastra, tetapi juga sebagai produk fashion," ujarnya.

Sinergi untuk UMKM Kreatif Nusantara

Gelaran KKI 2026 mengusung tema "Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh dan Berdaya Saing" dengan tagline Beudaya Meusaresare. Ajang ini menghadirkan beragam produk kreatif dari seluruh Nusantara, mencakup wastra, ready to wear, aksesori, kopi, kuliner, hingga produk beauty and body care.

Bagi pelaku UMKM wastra Sultra, panggung seperti KKI menjadi momentum strategis untuk membuktikan bahwa produk lokal tidak kalah bersaing. Ke depannya, pengembangan desain dan inovasi produk akan terus menjadi kunci agar tenun Sultra semakin kokoh di pasar nasional.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lajur.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks