SULAWESI TENGGARA — Gelaran yang dimulai sejak 2017 ini kembali hadir setelah sempat vakum dua tahun akibat pandemi COVID-19. Managing Editor OTO Media Group, Eka Zulkarnain, menyebut momen ini menjadi penanda perjalanan industri otomotif nasional sekaligus ajang silaturahmi yang mengoneksikan pelaku industri dengan masyarakat luas.
"Autovaganza bukan sekadar acara untuk mengenalkan produk otomotif terbaru, teknologi, maupun inovasi. Inti utamanya adalah menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh insan otomotif," ujar Eka dalam sambutannya.
Daftar Pabrikan Roda Empat dan Roda Dua
Lini pameran tahun ini diisi oleh pabrikan yang sudah mapan hingga pendatang baru elektrifikasi. Sektor roda empat menampilkan 13 merek, sementara sektor roda dua diramaikan lima pabrikan besar.
- Roda Empat: BYD, Changan, Chery, Daihatsu, Geely, Honda, Hyundai, Jaecoo, Kia, Mazda, MG, Toyota, dan Wuling.
- Roda Dua: AHM, Harley-Davidson, Indomobil eMotor, Piaggio, dan Yamaha.
- Pendukung: Astra Life serta 16 merek non-otomotif yang menawarkan promosi dan cenderamata.
Magnet Modifikasi: Stance Mobil Lawas dan Skutik Kustom Radikal
Area outdoor menyuguhkan atraksi yang tak kalah menarik. Deretan kendaraan ubahan gaya stance dari sedan legendaris hingga mobil modern tampil dengan sentuhan estetika rapi. Sektor roda dua matik juga unjuk gigi lewat kreasi kustom yang ekstrem.
Beberapa mobil modifikasi yang dipamerkan antara lain Mazda MX-5 Miata, Corolla Twincam Liftback AE92 1988, BMW 318i E30, Honda Civic FD, hingga Mercedes-Benz S Class W222. Untuk motor matik, pengunjung bisa melihat Yamaha XMAX Batpod, Yamaha Aerox 155 Futuristic Scooter, Rakata EV Futuristic Style, dan Sanex QJ 50 Bozoku Style.
Konvoi Komunitas dan Aktivitas Keluarga di Akhir Pekan
Ekosistem komunitas dihidupkan lewat konvoi Saturday Morning Ride (Satmori) pada Sabtu pagi, disusul Sunday Morning Ride (Sunmori) khusus motor besar pada Minggu. Ajang ini dirancang untuk memupuk silaturahmi antaranggota klub otomotif se-Tangerang Raya.
Bagi keluarga, panitia menyiapkan edukasi gaya hidup camper van bersama komunitas Gajah Kemping. Anak-anak bisa mengikuti lomba mewarnai mobil masa depan dan balap Push Bike, sementara penggemar diecast dapat berkompetisi di arena balap Hot Wheels. Hiburan musik live, sesi Zumba pagi, dan area kuliner melengkapi suasana akhir pekan.
Lebih dari Sekadar Ekshibisi Kendaraan
Publisher & Group Editor in Chief SEA Cardekho, Munawar Chalil, menegaskan bahwa acara ini dirancang sebagai wadah kebersamaan yang inklusif. Menurutnya, tren industri terus berubah, tetapi semangat persaudaraan antarpegiat otomotif harus tetap menyala.
"Kami sadar persaudaraan ini harus terus dijaga nyala apinya. Autovaganza mempererat silaturahmi klub sambil merangkul kembali masyarakat umum. Semua lebur menikmati ragam mobil modern hingga deretan kendaraan roda dua," kata Munawar.
Dengan dua hari pelaksanaan, pengunjung memiliki keleluasaan untuk mencoba langsung kendaraan incaran di lintasan yang telah disiapkan, menjadikan pameran ini salah satu agenda wajib bagi penggemar otomotif di area Jabodetabek.