Pencarian

OJK Sultra Luncurkan Program Prosperiti, 380 Ribu Petani di 17 Kabupaten Kota Dapat Perlindungan Rp 8.400 per Bulan

Jumat, 25 September 2026 • 23:30:01 WIB
OJK Sultra Luncurkan Program Prosperiti, 380 Ribu Petani di 17 Kabupaten Kota Dapat Perlindungan Rp 8.400 per Bulan
Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha menyampaikan paparan mengenai Program Prosperiti dalam peluncurannya di Kendari, Kamis.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara bersama industri jasa keuangan meluncurkan Program Sinergi Perlindungan Petani Sultra (Prosperiti) di Kendari, Kamis, untuk menjangkau sekitar 380 ribu petani di 17 kabupaten dan kota se-Sultra. Lewat program ini, petani memperoleh perlindungan jaminan sosial dengan iuran Rp 16.800 per bulan, tetapi hanya membayar Rp 8.400 per bulan karena ada potongan harga 50 persen.

KENDARI — Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha menyebut Prosperiti sebagai program terpadu yang menghubungkan petani dengan pembiayaan, tabungan, asuransi, hingga edukasi dan pendampingan usaha secara berkelanjutan. Program ini juga menyasar petani yang tergabung dalam kelompok tani di seluruh wilayah provinsi.

Pelaksanaannya didukung 1.190 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang tersebar di 17 kabupaten dan kota. Sinergi lintas sektor itu diharapkan membuka jalan petani mengakses lembaga keuangan formal.

Iuran Rp 8.400 per Bulan Usai Potongan 50 Persen

Bismi menjelaskan perlindungan yang ditawarkan tidak berhenti pada jaminan risiko kerja. Petani juga mendapat akses pembiayaan, perlindungan asuransi bagi petani dan keluarganya, serta bantuan mesin alat pertanian.

"Program ini merupakan perlindungan untuk para petani, tapi tidak hanya itu. Kami juga menyediakan akses pembiayaan, perlindungan asuransi buat para petani dan keluarganya, serta memberikan bantuan mesin alat pertanian," kata Bismi saat ditemui di Kendari.

Skema iuran menjadi salah satu daya tarik program. Nilai aslinya Rp 16.800 per bulan, namun potongan harga 50 persen membuat petani cukup membayar Rp 8.400 per bulan.

Edukasi Keuangan untuk Cegah Jeratan Pinjol Ilegal

OJK Sultra memprioritaskan peningkatan literasi keuangan dalam Prosperiti. Langkah itu ditempuh agar petani terhindar dari akses keuangan ilegal yang merugikan.

"Kami juga melakukan edukasi dan sosialisasi bagi para petani tentang cara mengelola keuangan, jangan sampai terjerumus ke dalam pinjaman online (pinjol) ilegal atau hal lain yang merugikan," ujar Bismi.

Edukasi diarahkan pada kemampuan mengelola keuangan usaha tani. Dengan begitu, petani tidak hanya terlindungi secara sosial, tetapi juga mampu mengembangkan skala usahanya.

Jangkauan 380 Ribu Petani di 17 Kabupaten dan Kota

Data OJK Sultra mencatat potensi sasaran Prosperiti sekitar 380 ribu petani yang tergabung dalam kelompok tani. Sebarannya meliputi 17 kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara.

Program ini menyatukan layanan pembiayaan, tabungan, asuransi, edukasi, dan pendampingan usaha dalam satu skema. Petani dapat mengakses lembaga keuangan formal sekaligus memperkuat jaminan atas risiko sosial ketenagakerjaan.

Sinergi antara OJK Sultra dan industri jasa keuangan menjadi kunci perluasan akses tersebut. Dukungan 1.190 PPL memastikan pendampingan berjalan hingga tingkat kelompok tani.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks