SULAWESI TENGGARA — Timnas Indonesia menghadapi Malaysia pada laga penentu juara Grup FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026) pukul 19.30 WIB. Penyerang naturalisasi Malaysia, Bergson, menyebut duel bertajuk derby Melayu ini setara dengan rivalitas Brasil kontra Argentina. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin, dan hanya juara grup yang berhak lolos ke final.
Laga ini menjadi pertemuan pertama Indonesia dan Malaysia sejak 19 Desember 2021, ketika Tim Merah Putih menang 4-1 atas Harimau Malaya di ajang Piala AFF. Jeda hampir lima tahun itu membuat tensi pertemuan di Jakarta kali ini terasa berbeda.
Kedua kubu datang dengan modal identik: tiga poin. Malaysia menempati posisi lebih baik hanya karena unggul selisih gol, sehingga Indonesia wajib menang bila ingin mengunci tiket final tanpa bergantung hasil lain.
Bergson Samakan Derby Melayu dengan Rivalitas Brasil-Argentina
Penyerang Malaysia asal Brasil, Bergson, mengangkat duel ini ke level perbandingan yang jarang dipakai pemain ASEAN. Baginya, tekanan menjelang laga melawan Indonesia tidak jauh berbeda dengan atmosfer Brasil versus Argentina.
"Laga berikutnya sangat berarti untuk orang-orang Malaysia. Ini mirip dengan Brasil melawan Argentina," kata Bergson, dikutip dari situs FIFA.
Pemain lain di kubu Malaysia, Dion Cools, mengakui besarnya bobot pertandingan ini. Ia tidak menyembunyikan bahwa seluruh skuad menyadari apa yang dipertaruhkan.
"Ya, kami tahu bahwa ini laga yang penting," ujar Cools.
Hanya Juara Grup yang Lolos, Tan Cheng Hoe Unggul Selisih Gol
Format FIFA ASEAN Cup 2026 tidak memberi ruang bagi tim peringkat dua. Cuma juara grup yang melaju ke final, sehingga laga di Gelora Bung Karno berfungsi sebagai partai hidup-mati bagi kedua negara.
Malaysia asuhan Tan Cheng Hoe kini berada di posisi lebih baik berkat keunggulan selisih gol. Artinya, Indonesia tidak cukup hanya menghindari kekalahan jika ingin finis di puncak tanpa bergantung laga lain.
Rekor Pertemuan dan Makna Kemenangan 4-1 di Piala AFF 2021
Kemenangan 4-1 di Piala AFF 2021 masih menjadi rujukan terakhir pertemuan kedua tim. Skor itu tercatat sebagai hasil terakhir sebelum keduanya berpisah jalur di berbagai ajang, dan menjadi modal psikologis tersendiri bagi skuad Indonesia.
Meski demikian, Malaysia datang dengan komposisi berbeda. Kehadiran pemain naturalisasi seperti Bergson dan Dion Cools memberi warna baru pada skuad Harimau Malaya yang tidak dijumpai pada pertemuan terakhir.
Bagi Indonesia, hasil di Jakarta akan menentukan apakah perjalanan di turnamen ini berlanjut ke partai puncak atau berhenti di fase grup. Kickoff pukul 19.30 WIB menyisakan satu pertanyaan tunggal: siapa yang lebih siap menanggung beban derby Melayu.