KENDARI — Kepala KPwBI Sultra, Edwin Permadi, menyatakan FORKESTRA 2026 menjadi ruang menjaring ide, gagasan, dan inovasi dari mahasiswa serta masyarakat. Gagasan tersebut diarahkan untuk mendukung pengendalian inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Forum tahunan ini dijadwalkan berlangsung di salah satu hotel di Kendari pada 5 Oktober 2026. Tema yang diusung adalah "Mewujudkan Ekosistem Ekonomi Sulawesi Tenggara yang Inklusif, Mandiri, dan Berdaya Saing Global."
Lima Subtema Utama Jadi Kerangka Pembahasan
Tema besar FORKESTRA 2026 dijabarkan ke dalam lima subtema utama. Kelimanya mencakup hilirisasi dan ketahanan pangan, konektivitas wilayah, inovasi dan tata kelola, ekonomi inklusif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Edwin menyebut forum ini juga menjadi ajang diseminasi hasil riset dan perumusan rekomendasi kebijakan bersama para pemangku kepentingan. "FORKESTRA menjadi wadah untuk menjaring ide, gagasan, dan inovasi dari mahasiswa serta masyarakat yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengendalian inflasi maupun mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara," ujarnya saat Bincang Bareng Media pada Selasa (29/9/2026) malam.
Partisipasi Meningkat 33,2 Persen Dibanding Tahun Lalu
Antusiasme peserta tahun ini tercatat naik signifikan. Dari 964 pendaftar, sebanyak 405 opini berhasil masuk dan mengikuti proses seleksi.
Angka itu melampaui capaian FORKESTRA 2025 yang hanya mengumpulkan 304 opini. Kenaikan 33,2 persen ini dinilai Edwin menunjukkan tingginya minat masyarakat dan mahasiswa memberikan perspektif terhadap persoalan ekonomi Sultra.
"Berbagai gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi masukan dalam pengembangan kebijakan dan program yang relevan dengan tantangan serta potensi ekonomi daerah," jelasnya.
Rekomendasi Forum Diharapkan Masuk Kebijakan Pembangunan Daerah
Hasil pemikiran yang lahir melalui FORKESTRA diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi gagasan. Rekomendasi yang dihasilkan ditargetkan memberi dampak nyata bagi pembangunan ekonomi Sultra.
Bank Indonesia menyebut hasil forum dapat menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota. Rekomendasi itu juga diharapkan menjadi pertimbangan dalam perumusan program pembangunan daerah serta mendorong kolaborasi riset dan inovasi.
Rangkaian Tahapan Sudah Berjalan Sejak Juni 2026
Rangkaian FORKESTRA 2026 telah melewati sejumlah tahapan. Proses dimulai dari pendaftaran pada Juni 2026, dilanjutkan batas akhir pengumpulan karya dan penjurian pada Agustus.
Finalis diumumkan pada 18 September 2026 dan menjalani tahapan presentasi pada 24 September 2026. Puncak kegiatan akan digelar melalui seminar nasional pada 5 Oktober 2026, sekaligus pengumuman pemenang lomba opini.
Pada agenda puncak itu, Bank Indonesia menghadirkan dua narasumber, yakni Xaviera Putri sebagai figur Gen Z dan influencer, serta Irman Faiz sebagai ekonom nasional. Melalui FORKESTRA, Bank Indonesia berharap gagasan yang dihimpun memperkaya perspektif melihat potensi dan tantangan ekonomi Sultra serta memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat.