SULAWESI TENGGARA — Bloomberg melaporkan bahwa Apple tengah menyiapkan MacBook high-end anyar yang menjadi lini produk terpisah dari MacBook Pro. Perangkat ini akan menjadi laptop Apple pertama yang menggabungkan layar OLED dengan panel sentuh penuh, sebuah fitur yang selama ini absen di jajaran MacBook. Informasi ini disampaikan oleh Mark Gurman, jurnalis Bloomberg yang dikenal akurat dalam bocoran produk Apple.
Spesifikasi Utama
- Chip: Apple M5 Pro dan M5 Max — bukan chip M6 generasi berikutnya.
- Layar: OLED touchscreen, ukuran 14 inci (kode K114) dan 16 inci (kode K116).
- Desain: Model baru dengan Dynamic Island ala iPhone, menggantikan notch.
- Waktu rilis: Antara akhir 2025 hingga awal 2026.
- Harga: Di atas MacBook Pro M5 Pro yang saat ini mulai USD 1.999 (sekitar Rp 33 juta).
Mengapa Apple Pilih Chip M5, Bukan M6?
Keputusan Apple untuk tetap menggunakan chip M5 Pro dan M5 Max di model premium ini terbilang mengejutkan. Biasanya, lini tertinggi mendapatkan chip terbaru. Namun, Gurman mengungkapkan bahwa Apple justru melewati generasi "M6 Pro" dan "M6 Max" dan langsung melompat ke "M7 Pro" dan "M7 Max" untuk model yang lebih futuristik.
Chip M7 disebut difokuskan pada beban kerja AI yang intensif, dengan peningkatan pada neural accelerator, grafis, dan bandwidth memori. Artinya, MacBook OLED ini adalah jembatan sebelum Apple benar-benar serius dengan laptop AI murni pada 2027 nanti.
Peta Jalan Chip Apple: M6 Hanya untuk Model Entry-Level
Meski melewatkan chip M6 Pro dan M6 Max, Apple tetap akan merilis MacBook Pro entry-level dengan chip M6 standar pada akhir tahun ini. Sementara itu, penerus MacBook OLED dengan chip M7 Pro dan M7 Max baru dijadwalkan meluncur pada akhir 2027. Apple juga dikabarkan akan menyegarkan lini Mac Studio dengan opsi chip M7 Max dan M7 Ultra pada 2028.
Harga dan Posisi Pasar
Dengan harga yang dipastikan lebih mahal dari MacBook Pro M5 Pro yang saat ini sudah naik menjadi USD 1.999, MacBook OLED ini jelas bukan untuk pengguna biasa. Perangkat ini akan bersaing langsung dengan laptop Windows premium berlayar sentuh dari Dell XPS atau Lenovo ThinkPad X1, namun dengan ekosistem macOS dan chip buatan sendiri. Bagi pengguna Indonesia, estimasi harga bisa tembus di atas Rp 40 juta jika sudah masuk pasar resmi.
Kesimpulannya, MacBook OLED touchscreen ini adalah pilihan ideal bagi kreator profesional yang menginginkan fleksibilitas layar sentuh tanpa harus menunggu chip AI generasi terbaru. Namun, jika Anda bisa menunggu hingga 2027, model dengan chip M7 kemungkinan akan menawarkan lompatan performa yang lebih signifikan, terutama untuk tugas-tugas kecerdasan buatan.