Pencarian

BYD Racco Resmi Masuk Sri Lanka, Harga Tembus Tiga Kali Lipat Jepang

Minggu, 25 Oktober 2026 • 12:49:01 WIB
BYD Racco Resmi Masuk Sri Lanka, Harga Tembus Tiga Kali Lipat Jepang
BYD Racco resmi dipasarkan di Sri Lanka dengan harga 11,45 juta Rupee Sri Lanka.

SULAWESI TENGGARA — BYD Racco resmi dipasarkan di Sri Lanka dengan banderol 11,45 juta Rupee Sri Lanka, jauh di atas harga di Jepang. Mobil listrik mungil berkonsep kei car ini menjadi model pertama BYD yang dijual di luar Jepang. Lonjakan harga tiga kali lipat disebut akibat bea masuk dan regulasi impor otomotif setempat.

Langkah ekspansi BYD ke Asia Selatan dimulai dari Kolombo. Setelah menggebrak pasar Jepang, pabrikan asal Tiongkok itu memilih Sri Lanka sebagai tujuan perdana Racco di luar Negeri Sakura, menurut laporan Car News China.

Keputusan tersebut menandai pergeseran strategi BYD di segmen city car listrik. Alih-alih langsung menyasar pasar Eropa atau Asia Tenggara, BYD menguji model kei car di negara dengan kepadatan lalu lintas kota yang tinggi.

Banderol 11,45 Juta Rupee, Tiga Kali Harga di Jepang

Di Sri Lanka, BYD Racco dijual dengan harga 11,45 juta Rupee Sri Lanka. Angka itu setara tiga kali lipat harga jual di Jepang, negara asal konsep kei car yang menjadi acuan desain Racco.

Selisih besar tersebut bukan tanpa sebab. Struktur perpajakan kendaraan impor, tarif bea masuk yang tinggi, biaya logistik rantai pasok global, serta penyesuaian regulasi impor otomotif menjadi empat faktor utama yang mendorong harga.

Pemerintah Sri Lanka memang menerapkan proteksi ketat terhadap kendaraan impor dalam beberapa tahun terakhir. Kebijakan itu berdampak langsung ke harga jual model CBU (completely built up) seperti Racco.

Dimensi Ringkas untuk Jalanan Kota Padat

BYD Racco dirancang mengikuti pakem kei car Jepang: bodi mungil, kabin tinggi, dan radius putar kecil. Kombinasi itu memudahkan manuver di gang sempit serta mencari ruang parkir di area publik.

Efisiensi ruang menjadi nilai jual utama. Meski berukuran ringkas, kabin Racco diklaim tetap memberi ruang memadai untuk empat penumpang dewasa dengan bagasi terbatas.

Untuk pasar Sri Lanka, karakter tersebut dinilai cocok dengan kondisi jalan perkotaan yang padat. Penggunaan harian di dalam kota menjadi target utama BYD Racco.

Peluang di Tengah Pasar EV Sri Lanka yang Bertumbuh

Meski dibanderol jauh lebih tinggi, BYD Racco diprediksi tetap menarik minat konsumen lokal. Permintaan kendaraan listrik ramah lingkungan untuk mobilitas harian di kawasan perkotaan terus naik.

Sri Lanka mulai gencar mendorong adopsi kendaraan listrik setelah krisis bahan bakar beberapa tahun lalu. Insentif untuk EV mulai dibenahi, meski tarif impor masih menjadi penghalang utama.

Bagi BYD, kehadiran Racco di Sri Lanka menjadi batu uji sebelum kemungkinan ekspansi ke pasar lain. Jika respons pasar positif, model serupa berpeluang menyusul ke kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Harga jual Racco di Sri Lanka belum menunjukkan tanda akan turun dalam waktu dekat. Konsumen yang berminat harus menyiapkan anggaran jauh di atas harga model di negara asalnya.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: koranindopos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks