KENDARI — Antrean panjang membentang di halaman Kantor Kecamatan Kendari sejak pagi. Warga rela datang lebih awal demi menebus paket sembako yang harganya jauh di bawah harga pasar. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kilogram, susu kental manis, kecap manis, dan sarden.
Nilai total setiap paket mencapai lebih dari Rp200 ribu, namun warga cukup membayar Rp30 ribu. Selisih harga itu sepenuhnya disubsidi oleh Pertamina. Pendistribusian menggunakan sistem kupon penerima manfaat yang telah diverifikasi sebelumnya agar penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.
Program pasar murah ini merupakan hasil kerja sama Pertamina bersama Pemerintah Kecamatan Kendari. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengapresiasi keterlibatan perusahaan BUMN itu dalam membantu warga memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
“Program seperti ini memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah sangat penting untuk mendukung kebutuhan warga,” ujar Abdul Rauf.
Selain pasar murah, Pertamina juga menyalurkan bantuan sosial kepada Masjid Raya Kota Lama Kendari dan Panti Asuhan Berkah Hidayah Kendari. Rangkaian kegiatan sosial ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan di wilayah operasionalnya di Sulawesi Tenggara.
Di lokasi yang sama, Pertamina membuka layanan penukaran tabung LPG 3 kilogram ke Bright Gas 5,5 kilogram. Program ini bertujuan memperkenalkan penggunaan LPG non-subsidi kepada masyarakat. Warga yang hadir juga bisa mengakses pemeriksaan kesehatan gratis hasil kerja sama dengan Puskesmas Mata, Kendari, meliputi pemeriksaan kesehatan dasar.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pasar murah menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional.
“Melalui program pasar murah ini, Pertamina ingin membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari sinergi sosial perusahaan bersama pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” kata Lilik.