39 Perusahaan Jasa Tambang Raih Penghargaan, PT United Tractors hingga Pertamina Lubricants Sabet Emas

Penulis: Obi Permana  •  Minggu, 24 Mei 2026 | 14:25:05 WIB
PT United Tractors meraih penghargaan emas dalam kategori aftersales dan maintenance alat pertambangan.

SULAWESI TENGGARA — Ketua Umum Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO), Ari Sutrisno, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni. "Penghargaan ini adalah apresiasi tertinggi dan pengakuan atas dedikasi, inovasi, serta kerja keras perusahaan jasa pertambangan di Indonesia," ujarnya dalam sambutan.

Menurut Ari, penghargaan ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menerapkan standar operasional terbaik, mengutamakan keselamatan kerja, serta mendorong penggunaan teknologi yang lebih ramah lingkungan. "Ini adalah bukti dan upaya untuk komitmen dalam standar operasional terbaik," imbuhnya.

22 Perusahaan Raih Emas, dari Pertamina hingga United Tractors

Dari total 39 penerima, sebanyak 22 perusahaan berhasil meraih penghargaan emas, 12 perusahaan meraih perak, dan 4 perusahaan mendapatkan perunggu. Satu perusahaan lainnya menerima piagam apresiasi atas partisipasinya dalam proses penilaian.

Di bidang penambangan, sejumlah nama besar seperti PT Bukit Makmur Mandiri Utama, PT Pamapersada Nusantara, dan PT Petrosea Tbk sukses membawa pulang emas. PT United Tractors Tbk juga meraih penghargaan serupa di kategori aftersales dan maintenance alat pertambangan.

Sektor energi juga tak ketinggalan. PT Pertamina Lubricants menyabet emas di kategori penyediaan bahan bakar dan pelumas, sementara PT Sucofindo (Persero) meraih penghargaan emas di bidang surveyor.

Bukan Ajang Adu Hebat, Tapi Dorong Perbaikan Berkelanjutan

Ketua Dewan Juri Indonesia Mining Services Awards 2025, Bambang Setiawan, menjelaskan bahwa penghargaan ini sejak awal tidak dirancang untuk mengadu perusahaan mana yang paling unggul. "Penghargaan ini bukan untuk mencari siapa yang paling hebat, tetapi untuk memacu setiap perusahaan menjadi lebih baik," kata Bambang.

Menurutnya, perusahaan jasa pertambangan kini menjadi penghubung kritis yang menyatukan teknologi, proses, kompetensi SDM, serta tata kelola untuk meningkatkan produktivitas tanpa mengabaikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). "Ekspektasi pemangku kepentingan saat ini tidak lagi hanya sebatas kepatuhan, tetapi juga pembuktian kinerja yang terukur," ujarnya.

Bambang menambahkan, ketaatan terhadap aturan dan kaidah penambangan yang baik tetap menjadi tolak ukur utama. Namun, peningkatan kinerja juga ditentukan oleh ketekunan berinovasi dan konsistensi membangun sinergi antar pemangku kepentingan.

Daftar Penerima Penghargaan Lainnya

Di bidang peledakan, PT Kemitraan MNK BME meraih emas, sementara PT Hanwha Mining Services Indonesia mendapat perunggu. Untuk kategori keselamatan operasi pertambangan, PT Cipta Kridatama dan PT Karunia Armada Indonesia sama-sama membawa pulang emas.

Sementara itu, di bidang supplier spare parts dan consumable goods, PT Bina Pertiwi dan PT Chakra Jawara sukses meraih emas. PT Eka Dharma Jaya Sakti dan PT Sejahtera Tridaya Prima juga masuk jajaran penerima emas di kategori aftersales dan maintenance distributor alat tambang.

Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian Temu Tahunan Jasa Pertambangan (TTJP) ini diharapkan mampu mendorong transformasi ekosistem pertambangan nasional yang bergerak semakin cepat. Dengan adanya standar penilaian yang ketat, industri jasa pertambangan Indonesia diharapkan semakin kompetitif di kancah global.

Reporter: Obi Permana
Sumber: tambang.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top