KOLAKA — Kolaborasi antara PT PLN UIP3B Sulawesi dan PT Antam (Persero) UBP Nikel Kolaka memasuki babak baru. Fokus utamanya: penguatan sistem proteksi petir. Pasalnya, faktor alam ini masih menjadi biang keladi utama gangguan kelistrikan yang mengancam operasional kedua perusahaan.
Petir Mengancam Ribuan Tower Transmisi
General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, mengungkapkan bahwa gangguan akibat petir membutuhkan investasi besar dan berkelanjutan. PLN terus memperkuat sistem proteksi pada ribuan tapak tower transmisi di Sulawesi Tenggara.
“Kendala di lapangan masih ditemui, namun terus diupayakan perbaikannya demi peningkatan keandalan ke depan,” ujar Muhammad Rusdan, Kolaka Region CSR and External Relation Sub Division Head PT Antam.
Efisiensi Biaya Operasional Jadi Prioritas
Muhammad Rusdan menegaskan, kerja sama yang berjalan lancar dan berkesinambungan telah membantu efisiensi biaya operasional perusahaan. Sinergi antar-BUMN ini dinilai krusial untuk menjaga revenue masing-masing.
Fermi menambahkan, kunjungan manajemen kali ini tidak hanya membahas aspek teknis. “Kami juga memperkuat komunikasi dan silaturahmi dengan pelanggan strategis,” katanya.
PLN Buka Ruang Feedback untuk Pelayanan Lebih Baik
PLN membuka ruang feedback bagi PT Antam, baik teknis maupun nonteknis. Hal ini mencakup aspek CSR dan budaya safety sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan serta keandalan sistem ketenagalistrikan ke depan.
Turut hadir dari pihak Antam antara lain Energy Management Biro Head, Line IV Feni Plant Biro Head, dan PII Biro Head. Audiensi ini menjadi momentum mempererat komunikasi dan membangun kolaborasi berkelanjutan demi mendukung operasional kedua perusahaan.