SULAWESI TENGGARA — Premier League 2025-26 resmi menobatkan sebelas pemain terbaik musim ini, dengan Arsenal menjadi kontributor terbanyak. The Gunners mengirimkan David Raya, Gabriel Magalhães, William Saliba, dan Declan Rice ke dalam skuad utama —buah dari pertahanan terbaik liga yang hanya kebobolan 27 gol, rekor terbaik sejak era The Invincibles 2003-04.
David Raya: Selisih Tipis di Laga Hidup-Mati
Raya mengoleksi 19 clean sheet dan memenangi Sarung Tangan Emas ketiga beruntun, hanya terpaut satu dari rekor Petr Cech dan Joe Hart. Namun, tempatnya di tim ini lebih ditentukan oleh penyelamatan krusial di momen-momen genting perburuan gelar.
Penyelamatan terbesarnya? Smothering save dari Mateus Fernandes saat melawan West Ham di dua pekan terakhir musim. “Dalam permainan dengan margin tipis, Raya sering jadi pembeda bagi Arsenal,” tulis WhoScored.
Matheus Nunes: Dari Kritik Guardiola ke Bek Kanin Terbaik
Pep Guardiola pernah menyebut Nunes “tidak cukup pintar” untuk bermain di lini tengah, meski City membayar £53 juta untuknya. Alih-alih tenggelam, Nunes justru berevolusi menjadi salah satu bek kanan terbaik Premier League. Atletisitas dan kemampuannya membawa bola menjadi senjata utamanya.
Duo Bek Arsenal: Gabriel dan Saliba, Tembok yang Tak Tergoyahkan
Gabriel Magalhães menjadi bagian agresif dari duet bek tengah terbaik liga. Dengan 17 clean sheet, ia memimpin semua bek. Tak hanya di pertahanan, kontribusinya di kotak penalti lawan juga vital: tiga gol dan empat assist dari situasi bola mati, di mana Arsenal mencetak rekor 18 gol dari tendangan sudut.
Sementara itu, Saliba mengakui performanya musim lalu kurang memuaskan. “Saya harus melihat partner saya, Gabriel, yang sangat bagus,” katanya. Musim ini, ia hanya dilewati dribel tujuh kali—terendah ketiga di liga—dengan akurasi umpan 92,9 persen.
Declan Rice: Jantung Juara Arsenal
Rice menciptakan 63 peluang, terbanyak di antara rekan setimnya, dan memimpin dalam penguasaan bola yang dibawa ke depan. Dari gelandang bertahan di West Ham, ia kini menjadi “Mr Everything” Arsenal—pelindung pertahanan terbaik liga sekaligus motor serangan.
Bruno Fernandes: Rekor Assists dan Trofi Pemain Terbaik
Gelandang Manchester United ini memecahkan rekor assists Premier League dengan 21 umpan gol, melampaui Thierry Henry dan Kevin De Bruyne. Ia juga menciptakan 136 peluang—58 lebih banyak dari pemain mana pun di liga—meski setengah musim dimainkan sebagai gelandang dalam di bawah Ruben Amorim.
Football Writers’ Player of the Year dan Premier League Player of the Season menjadi miliknya, plus tiket Liga Champions kembali ke Old Trafford.
Elliot Anderson: Mesin Tak Kenal Lelah Nottingham Forest
Di tengah musim kacau Forest, Anderson menjadi konsistensi. Ia memegang rekor sentuhan bola terbanyak dan duel dimenangkan terbanyak di liga. Gelandang 23 tahun ini menjadi jembatan antara pertahanan dan serangan dengan operan pemecah garis dan kemampuan membawa bola ke depan.