Pencarian

Bupati Sidrap dan Ketua DPRD Disambut Adat Bugis di Kendari, Teken MoU dengan Pemkot Selama 3 Hari

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:03:43 WIB
Bupati Sidrap dan Ketua DPRD Disambut Adat Bugis di Kendari, Teken MoU dengan Pemkot Selama 3 Hari
Bupati Sidrap dan Ketua DPRD disambut adat Bugis saat tiba di Bandara Haluoleo, Kendari.

KENDARI — Prosesi penyambutan langsung berlangsung di area kedatangan Bandara Haluoleo. Bupati Sidrap dipasangkan tutup kepala dan kain adat setempat oleh pengurus Kebugis Sultra. Simbol penghormatan itu, menurut panitia, menandakan eratnya hubungan kekeluargaan antara masyarakat Bugis di perantauan dengan pemerintah daerah asal.

Apa Saja Agenda Kunjungan Bupati Sidrap di Kendari?

Rombongan Pemkab Sidrap dijadwalkan berada di Kendari sejak 28 hingga 30 Mei 2026. Salah satu agenda utama adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan Pemerintah Kota Kendari. Kegiatan ini dirangkaikan dengan acara halal bihalal masyarakat Sidrap yang tinggal di Kendari.

Selain MoU, Bupati dan Wakil Bupati Sidrap juga dijadwalkan mengikuti arahan dan dialog bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta Menteri Dalam Negeri di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara. Forum ini menjadi bagian dari rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi.

Monitoring Jamsostek Jadi Sorotan

Agenda lain yang tak kalah penting adalah monitoring dan evaluasi pelaksanaan anggaran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Pemerintah Kabupaten Sidrap menargetkan pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) bagi seluruh pekerja di daerahnya. Kunjungan ke Kendari dimanfaatkan untuk melihat praktik baik dan koordinasi dengan pemerintah kota setempat.

Siapa yang Menyambut di Bandara?

Ketua Kebugis Sultra Amir Ali memimpin langsung penyambutan. Ia bersama jajaran pengurus dan warga Bugis perantauan telah menunggu kedatangan rombongan sejak pagi. Suasana di bandara sempat ramai oleh sambutan khas warga perantauan yang membawa spora dan kain adat.

Mengapa Kunjungan Ini Penting bagi Warga Sidrap di Perantauan?

Bagi masyarakat Bugis yang merantau di Kendari, kunjungan ini menjadi momen silaturahmi langsung dengan pemimpin daerah asal. Halal bihalal yang digelar bersamaan dengan penandatanganan MoU diharapkan memperkuat jaringan ekonomi dan sosial antara Sidrap dan Kendari. Pemerintah Kabupaten Sidrap juga melihat potensi kerja sama perdagangan dan investasi antar dua daerah.

Apa Dampak MoU Sidrap-Kendari bagi Warga?

Nota kesepahaman yang ditandatangani dijadwalkan mencakup bidang pemerintahan dan pelayanan publik. Kedua daerah sepakat untuk saling bertukar data dan praktik baik dalam pengelolaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Warga Sidrap yang bekerja di Kendari juga diharapkan mendapat kemudahan akses layanan administrasi kependudukan.

Bagikan
Sumber: katasulsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks