Pencarian

Thomas Tuchel Khawatir Aturan Baru Piala Dunia 2026 Bikin Wasit Makin Banyak Buang Waktu

Minggu, 07 Juni 2026 • 08:09:01 WIB
Thomas Tuchel Khawatir Aturan Baru Piala Dunia 2026 Bikin Wasit Makin Banyak Buang Waktu
Thomas Tuchel menyampaikan kekhawatiran terkait aturan baru Piala Dunia 2026 yang dinilai bisa memperlambat pertandingan.

SULAWESI TENGGARA — FIFA resmi mengesahkan sejumlah perubahan regulasi untuk edisi Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Aturan-aturan ini mencakup pengecekan VAR untuk situasi sepak pojok, batas waktu lima detik untuk lemparan ke dalam dan tendangan gawang, serta aturan ketat soal pergantian pemain.

Aturan Baru yang Dikhawatirkan Tuchel

Dalam aturan baru tersebut, jika seorang pemain gagal melakukan lemparan ke dalam dalam waktu lima detik, maka bola akan diberikan kepada tim lawan. Hal serupa berlaku untuk tendangan gawang; jika kiper atau pemain bertahan tidak segera menendang dalam batas waktu yang sama, lawan akan mendapatkan hadiah tendangan pojok.

Regulasi lain yang tak kalah ketat adalah soal waktu pergantian pemain. Pemain yang diganti diberi waktu sepuluh detik untuk meninggalkan lapangan. Jika lebih, pemain pengganti harus menunggu satu menit penuh sebelum bisa masuk.

"Wasit Makin Banyak Habiskan Waktu"

Tuchel secara spesifik menyoroti aspek subjektivitas yang masih melekat pada keputusan wasit. Ia khawatir para pengadil lapangan justru akan lebih sering berdiskusi dengan pemain ketimbang memanfaatkan teknologi untuk mempercepat permainan.

"Ada banyak perubahan aturan. Saya tidak yakin apakah saya bisa memahami semuanya dengan benar. Saya pun sedikit khawatir karena masih banyak hal yang bersifat subjektif bagi wasit untuk memutuskan," jelasnya dilansir dari ESPN.

"Saya juga khawatir, wasit akan memakan lebih banyak waktu untuk membuat keputusan. Sebab yang pasti, setiap tim akan meminta penjelasan lebih," tambah pria asal Jerman itu.

Adaptasi Jadi Kunci Timnas Inggris

Meski menyimpan keresahan, Tuchel menegaskan pihaknya menghormati setiap keputusan FIFA. Ia menuntut skuad The Three Lions untuk segera beradaptasi dengan ritme baru ini, terutama dalam situasi bola mati.

"Kami sadar, sepak pojok dan bola mati di Liga Inggris lebih banyak fisik. Itu berbeda dengan di Liga Europa atau Liga Champions, keputusan wasitnya berbeda," ungkapnya.

"Mari kita lihat nanti seperti apa. Kami akan terus mencoba memahaminya dan beradaptasi," tutup mantan pelatih Chelsea itu.

Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks