KENDARI — Rangkaian acara diawali upacara penaikan bendera yang diikuti seluruh siswa, guru, staf tata usaha, serta orang tua anggota Paskibraka. Pasukan Paskibraka SMAN 12 Kendari bertugas sebagai petugas pengibar bendera dengan iringan marching band sekolah. Sudarso bertindak sebagai inspektur upacara, sementara pembacaan naskah proklamasi hingga doa dibacakan oleh para guru.
Komandan upacara pada penaikan bendera adalah Ardian dari Kelas XII.1. Adapun pada upacara penurunan bendera yang digelar pukul 16.00 WITA, tugas tersebut dipercayakan kepada Ade Ramadhan dari Kelas XII.3.
HUT Sekolah Diundur karena Bentrok Agenda SPMB
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan peringatan HUT SMAN 12 Kendari yang ke-5. Sudarso menjelaskan, perayaan yang seharusnya jatuh pada 4 Juni 2026 itu sengaja diundur dan dirangkaikan dengan HUT RI. Alasannya, tanggal tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan sejumlah agenda sekolah lainnya.
“Saat ini SMAN 12 Kendari baru berusia 5 tahun. Usia 5 tahun ibarat anak, berarti masih usia balita. Namun, walaupun di usia yang masih balita itu, silakan bapak ibu buka YouTube, bukan Instagram, Facebook-nya SMAN 12 Kendari. Di sana sudah banyak paket kegiatan, lomba-lomba, atau prestasi yang diraih murid kami,” ujar Sudarso dalam sambutannya.
Ratusan Alumni Diterima di PTN Favorit Jalur Bebas Tes
Di hadapan pengawas yang mewakili Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Sudarso memaparkan capaian akademik sekolah yang baru beroperasi setengah dekade ini. Ia merinci, pada angkatan pertama, enam siswa lulus bebas tes meski saat itu sekolah belum terakreditasi. Jumlah itu melonjak signifikan pada angkatan kedua.
“Angkatan kedua kurang lebih 30 orang yang bebas tes, dan itu diterima di Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, dan paling banyak di Universitas Halu Oleo,” jelasnya.
Untuk angkatan ketiga, lanjut Sudarso, ada siswa yang tembus di Fakultas Kedokteran Universitas Gorontalo, jurusan favorit Universitas Negeri Malang, serta banyak diterima di UHO, UIN Kendari, dan berbagai perguruan tinggi lainnya. “Target kita bapak ibu guru, mudah-mudahan ke depan ada anak-anak kita yang tembus di universitas luar negeri, bukan saja dalam negeri,” tambahnya.
Akreditasi A dan Prestasi Non-Akademik
Di bidang non-akademik, sekolah ini juga mencatatkan sejumlah prestasi. Terbaru, salah seorang siswa meraih Juara 3 Nasional Olimpiade Bahasa Indonesia. Siswa SMAN 12 Kendari juga aktif meraih juara di berbagai lomba ekstrakurikuler seperti Paskibraka, Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB), Kepramukaan, dan Palang Merah Remaja (PMR).
“Alhamdulillah, anak-anak SMAN 12 Kendari hampir tidak pernah absen untuk lomba dan selalu meraih juara, baik nomor 1, 2, 3 dan seterusnya,” katanya.
Sudarso juga mengapresiasi marching band sekolah yang kini sudah mampu mengiringi upacara dengan baik. Dalam waktu dekat, marching band akan mengikuti lomba di Gedung Sport Center ASR Sultra.
“Karena itu, bapak/ibu tidak perlu khawatir. SMAN 12 Kendari walaupun berusia baru 5 tahun tapi akreditasinya sama dengan sekolah lain yang sudah lama berdiri, seperti SMAN 4 Kendari, SMAN 1 Kendari, atau SMAN 2 Kendari. Akreditasinya A. Dan peluang untuk masuk bebas tes di perguruan tinggi sangat besar,” tegasnya.
Porseni, Atraksi, dan Pemotongan Tumpeng
Peringatan HUT sekolah dimeriahkan dengan berbagai penampilan, antara lain pembacaan puisi, atraksi Pramuka, marching band, menyanyi solo, penampilan LKBB, dan atraksi PMR. Rangkaian acara ditutup dengan pengumuman dan penyerahan hadiah lomba Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar kelas yang digelar pekan lalu.
Sebagai simbol syukur, Sudarso bersama pengawas sekolah dan dewan guru memotong tumpeng di halaman sekolah, kemudian dilanjutkan dengan upacara penurunan bendera pada pukul 16.00 WITA.