Pencarian

BAIC Tegaskan Belum Bangun Pabrik Sendiri di Indonesia, Rakitan Lokal Masih Andalkan Handal Indonesia Motor

Kamis, 20 Agustus 2026 • 14:03:02 WIB
BAIC Tegaskan Belum Bangun Pabrik Sendiri di Indonesia, Rakitan Lokal Masih Andalkan Handal Indonesia Motor
COO JIO Distribusi Indonesia menyatakan pembangunan pabrik BAIC masih menunggu perkembangan permintaan pasar dalam negeri.

SULAWESI TENGGARA — COO JIO Distribusi Indonesia, Dhany Yahya, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan pabrik milik sendiri memang masuk dalam agenda jangka panjang perusahaan. Namun, realisasinya akan sangat ditentukan oleh perkembangan permintaan pasar terhadap produk BAIC di Indonesia.

"Ya betul kita punya rencana. Tapi kan untuk arah ke sana pasti ada. Tapi kita lihat volume kita seberapa besar," kata Dhany Yahya di Lembang, Jawa Barat, Selasa (18/8).

Perakitan di HIM dan Status CBU untuk BAIC T1

Saat ini, seluruh model BAIC yang dipasarkan di Indonesia dirakit secara lokal di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor. Pengecualian berlaku untuk model listrik T1 yang masih berstatus impor utuh atau completely built-up (CBU) dari China.

Perusahaan menargetkan untuk mulai merakit BAIC T1 secara lokal pada Desember 2025 atau Januari 2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang BAIC di pasar otomotif Indonesia.

Investasi Berkelanjutan di Fasilitas HIM, Termasuk Perakitan Baterai

Dhany menegaskan bahwa keterlibatan BAIC di fasilitas HIM bukan sekadar menumpang merakit. Perusahaan telah dan akan terus menambah investasi untuk memastikan proses produksi memenuhi standar manufaktur global yang baik.

"Jadi tentunya bukan berarti, yang sekarang pun kita harus benar-benar proper mengikuti global standard manufacturing yang baik," ujarnya.

Dalam waktu dekat, BAIC kembali berinvestasi untuk mendukung kebutuhan perakitan baterai di fasilitas tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperdalam lokalitas produksinya di Indonesia.

Kapan BAIC Punya Pabrik Sendiri?

Ketika ditanya mengenai target waktu memiliki pabrik sendiri, Dhany menyebut belum ada kepastian. Menurutnya, rencana tersebut masih cukup jauh dan akan bergantung pada perkembangan pasar BAIC di Tanah Air.

Sebelumnya, BAIC pernah mengungkapkan bahwa peluang mendirikan pabrik sendiri akan terbuka lebar jika penjualan di dalam negeri telah mencapai kisaran 8 ribu hingga 10 ribu unit per tahun. Sampai saat ini, angka tersebut masih menjadi target yang harus dicapai perusahaan.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks