SULAWESI TENGGARA — Kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih ini terjadi di jalan nasional wilayah Desa Kaliboyo, Kecamatan Tulis. Kendaraan pikap bernomor polisi B-9874-XVY itu keluar ke bahu jalan dan menghantam seorang pejalan kaki yang tengah berada di lokasi, sekaligus empat motor yang diparkir di depan kantor JNT.
Kasatlantas Polresta Batang, AKP Eka Hendra, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut korban hanya mengalami luka ringan. "Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Kamis tanggal 20 Agustus 2026 sekitar pukul 05.59 WIB di Jalan Raya Desa Kaliboyo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang," ujarnya.
Empat Motor Rusak Diamankan Polisi
Empat kendaraan roda dua yang menjadi korban tabrakan berhasil diidentifikasi petugas. Seluruh motor yang terparkir di depan kantor ekspedisi tersebut mengalami kerusakan akibat terjangan pikap.
- Honda Supra X 125 dengan nomor polisi G-4583-VC
- Honda Beat Street G-2553-XV
- Honda Supra X 125 G-4602-ZV
- Honda Vario 125 B-3354-FRR
Seluruh kendaraan yang terlibat saat ini sudah diamankan petugas untuk proses penyelidikan lebih lanjut di Mapolresta Batang.
Pengemudi Kantongi SIM Berlaku hingga Akhir 2026
Pikap tersebut dikemudikan oleh Solikhin Asuki, pria berusia 46 tahun yang beralamat di Grogol Selatan, Jakarta Selatan. Berdasarkan pemeriksaan awal, pengemudi memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) B1 yang masih berlaku hingga 1 Desember 2026.
Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kendaraan oleng ke bahu jalan. Namun, kecelakaan yang terjadi di pagi hari ini diduga kuat dipicu oleh faktor human error atau kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi saat melintasi ruas jalan nasional yang biasanya ramai aktivitas warga.
Korban Dilarikan ke Klinik Terdekat
Pejalan kaki yang menjadi korban tabrakan langsung mendapatkan pertolongan pertama di lokasi kejadian. Petugas medis yang datang ke tempat insiden memutuskan korban menjalani perawatan rawat jalan di fasilitas kesehatan terdekat karena kondisinya tidak memungkinkan untuk dirawat inap.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Batang masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan kronologi lengkap dan menghitung total kerugian material akibat insiden ini. Pihak kepolisian juga mengimbau pengemudi kendaraan niaga untuk memastikan kondisi fisik prima sebelum berkendara, terutama di jam-jam rawan kantuk seperti dini hari hingga pagi.