Pencarian

Developer Pakai AI Claude untuk Bikin Driver macOS Printer HP Laser 1008a, Tersedia Gratis di GitHub

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 08:56:02 WIB
Developer Pakai AI Claude untuk Bikin Driver macOS Printer HP Laser 1008a, Tersedia Gratis di GitHub
Driver macOS untuk HP Laser 1008a karya developer India kini tersedia gratis di GitHub.

SULAWESI TENGGARA — Printer HP Laser 1008a yang rilis pada 2023 selama ini menjadi "anak tiri" bagi pengguna Mac. Pasalnya, perangkat yang sebenarnya merupakan printer rebrand dari Samsung ini hanya punya driver resmi untuk Windows dan Linux. Alhasil, pemilik Mac tidak punya pilihan selain mencari printer lain atau memakai mesin virtual.

Kondisi itu mendorong Kuber Mehta, developer asal India, untuk mencari jalan keluar. Alih-alih menulis driver dari nol secara manual, ia memanfaatkan Claude Code — alat pemrograman berbasis baris perintah (command-line) yang dikembangkan oleh Anthropic — untuk membangun driver khusus macOS. Hasilnya kini dipublikasikan di GitHub dengan lisensi MIT, artinya gratis dan bisa dipakai siapa saja.

Bukan Printer Biasa: Tantangan di Balik Driver SPL3

HP Laser 1008a bukan printer biasa. Perangkat ini masuk kategori host-based printer yang tidak memiliki prosesor dan memori untuk menerjemahkan data cetak secara mandiri. Semua pemrosesan gambar dilakukan oleh komputer sebelum dikirim ke printer.

Masalahnya, printer ini berbicara dalam bahasa SPL3 (Samsung Printer Language 3), sebuah format kepemilikan (proprietary) yang tidak didukung macOS. "Mereka tidak mendukung PostScript atau PCL," tulis Mehta dalam dokumentasi GitHub-nya. Ini berarti tidak ada satu pun driver SPL3 yang pernah dirilis untuk macOS sebelumnya.

Proses Panjang: 30-40 Prompt dan Analisis Mendalam

Membuat driver ini bukan pekerjaan sekali jadi. Mehta mengaku butuh sekitar 30 hingga 40 prompt atau perintah untuk menyelesaikannya. Prosesnya berlapis: mulai dari menginstal driver pembanding, menganalisis halaman error printer untuk memahami protokolnya, hingga menjalankan codec rastertospl milik HP di dalam kontainer Linux agar bisa menghasilkan data SPL3 yang asli.

Menariknya, Claude Code tidak bekerja sendiri. Mehta harus mengoreksi berbagai asumsi keliru yang dibuat AI selama proses pengembangan. Hasil akhirnya bukan sekadar driver sederhana, melainkan sebuah helper IOKit native yang ringan, tanpa ketergantungan pada Python atau libusb, dan bisa dipasang cepat lewat Terminal.

Driver Ini Juga Mendukung Seri Lain

Kabar baiknya, driver buatan Mehta tidak hanya bekerja untuk Laser 1008a. Printer sekelasnya dalam seri yang sama — yakni HP Laser 1003, 1006a, dan 1006w — juga disebut kompatibel. Driver ini bekerja dengan cara menambal paket open-source SpliX, yang selama ini hanya mendukung bahasa SPL2 dan SPLc, sehingga kini bisa menangani printer SPL3.

Bagi pengguna yang penasaran, kode sumber lengkap dan petunjuk instalasi sudah tersedia di repositori GitHub milik Mehta. Proyek ini juga membuktikan bahwa AI generatif bisa dipakai untuk menyelesaikan masalah teknis yang sangat spesifik — bahkan yang sebelumnya dianggap mustahil karena kurangnya dukungan resmi dari vendor.

Untuk pengguna Mac yang selama ini menyimpan HP Laser 1008a di gudang karena tidak kompatibel, solusi ini layak dicoba. Meski begitu, perlu diingat bahwa ini adalah proyek komunitas, bukan driver resmi dari HP. Jika printer dipakai untuk kebutuhan kantor yang krusial, sebaiknya tetap mengandalkan perangkat dengan dukungan resmi macOS atau AirPrint.

Follow liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks